Pemcam Imbau Warga Tidak Membakar Lahan
(RIAUPOS.CO) — Kebakaran lahan terjadi di wilayah Kecamatan Dayun di dua lokasi berbeda. Diperkirakan kebakaran lahan milik warga sekitar 4 hektare lebih.
Meski api berhasil dipadamkan oleh tim gabung Damkar Siak, Porles Siak , Masyarakat Peduli Api dan Mangala Agni, perusahaan serta pihak terkait lainnya, Rabu (10/7) tetap terus dilakukan pengawasan di lahan yang terbakar.
Kebakaran lahan terjadi di dua lokasi yakni di jalan raya Km 69 seluas 2 hektare lebih, dan di Km 72 sebanyak 2 hektare. Kecamatan Dayun salah satu kecamatan yang rawan kebakaran.
Agar kebakaran lahan tidak terulang kembali, Pemerintah Kecamatan (Pemcam) mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan dan hutan jika akan membuka lahan. “Sosialisasi sudah dilakukan kepada masyarakat terus agar tidak melakukan pembakaran lahan,†ujar Camat Dayun Riko Riyanto, Kamis (11/7).
Dia mengatakan, meminta agar warga mewaspadai dampak musim kemarau. Terutama dalam aktivitas yang rawan menimbulkan kebakaran hutan dan lahan.
Terkait kebakaran di dua lokasi, Riko menjelaska,n lahan yang terbakar di Km 72 lokasinya jauh dari sumber air dengan jarak sekitar 1 kilometer, hingga agak sulit memadamkan api.
Api berhasil dipadam setelah bantuan water boom dari BOB. Sedangkan di Km 69 tidak jauh dari jalan raya.
“Saat ini lahan yang terbakar dalam proses pendinginan. Kami mengimbau warga tidak membakar lahan karena dampak kebakaran cukup besar,†ungkapnya.(adv)
Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…
Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…
BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…
Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…