Categories: Riau

Minamas Plantation Latih Nelayan Cegah Karhutla

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Dalam rangka meningkatkan kesadaran akan peduli lingkungan, khususnya bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Minamas Plantation melalui anak usahanya PT Bhumireksa Nusa Sejati (BNS) mengadakan pelatihan dan sosialisasi bahaya karhutla bagi 150 masyarakat pesisir yang berprofesi sebagai nelayan di Kabupaten Indragiri Hilir melalui program masyarakat pesisir peduli api (MPPA).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembinaan serta pembekalan akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekitar termasuk bahaya karhutla khususnya di area gambut. Melalui program MPPA ini, masyarakat tersebut nantinya diharapkan dapat membantu pemadaman apabila terjadi karhutla di daerah sekitarnya, serta dapat menjalankan tata cara pelaporan ke satuan tugas (satgas) jika karhutla terjadi di sekitar lingkungan masing-masing.

CEO Minamas Plantation Shamsuddin Muhammad mengatakan, Minamas Plantation berkomitmen dalam pelatihan dan sosialisasi kepada masyarakat, karena menyadari bahwa masyarakat sekitar memegang peran penting dalam perlindungan lingkungan. Selain itu, melibatkan masyarakat dalam membantu memitigasi karhutla merupakan salah satu solusi internal di masyarakat untuk mengurangi dampak karhutla, serta membiasakan masyarakat untuk tanggap dan sigap terhadap bahaya kebakaran di lingkungannya.

"Melalui pelatihan ini diharapkan kami bersama-sama masyarakat dan institusi lain di lapangan dapat mencegah serta menangani karhutla," katanya, Jumat (10/9).

Selain itu, Kapolsek Pelangiran Iptu Andi Ace H SH mengungkapkan, melalui pelatihan ini dapat mengajak lebih banyak lagi elemen masyarakat agar bersama-sama membangun kesadaran hukum masyarakat akan pentingnya hak dan kewajiban dalam mencegah karhutla. "Mari kita bersama-sama dengan tokoh masyarakat dan para pelaku di lapangan bangun bersama orkestra menjaga alam untuk tidak terjadi karhutla. Sehingga, masyarakat memiliki dan beraktualisasi dengan kesadaran hukum serta menggunakan hak dan kewajibannya dalam mengelola sumber daya alam, pada konteks ini jangan sampai terjadi kebakaran," jelasnya.(hen)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

19 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

20 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

1 hari ago