Senin, 17 Agustus 2026
- Advertisement -

Berharap Said Syarifuddin Jadi Sekdaprov Riau

(RIAUPOS.CO) — Tak hanya masyarakat yang ada di Provinsi Riau menginginkan H Said Syarifuddin menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, akan tetapi juga menjadi harapan masyarakat Riau yang ada di Jakarta.

Salah satunya disampaikan Ketua Persatuan Masyarakat Riau (PMR) Jakarta Rusli Efendi. Ia menilai semua calon Sekda Riau bagus, tapi jika dilihat dari segi geografis pembangunan Riau meski memiliki sekda keterwakikan Riau Selatan (Indragiri).

“Iya, saya sangat mengikuti perkembangan, bahkan seakan menjadi isu partisipasi penting bagi seluruh masyarakat Riau tempatan maupun kami yang di ibu kota” ujar Sekretaris Masjid Istiqlal itu, kemarin.

Meski semua calon sama-sama memiliki potensi, RE melihat meski ada pemerataan perwakilan tokoh dari Riau Selatan. Maka itu ia menilai Said Syarifudin sosok yang pas, namun tergantung Presiden, apalagi Said Syarifudin pernah menjabat Kadis Pariwisata Riau.

Hal senada juga disampaikan anggota DPR RI Dapil Riau H Wahid. Menuturnya Gubernur Riau harus melihat beberapa aspek. Yakni aspek primer dan skunder. Itu perlu dilakukan dalam menentukan siapa posisi sekda yang tepat.

Baca Juga:  Rabu, Dijadwalkan Tiga Pimpinan DPRD Dilantik

"Gubernur harus mengutamakan profesionalitas. Siapa yang dianggap telah teruji, memahami serta berpengalaman tugas kesekdaan,"jelasnya. Wahid yakin gubernur tentu sudah memiliki gambaran. 

Kemudian ada juga aspek profesional dari rekam jejak sisi hukum. Hal ini juga dianggap tidak kalah penting, karena diharapkan sekda definitif yang baru jangan sampai menjadi beban baru bagi gubernur. Pasalnya, jika track record-nya banyak catatan hukum, maka sangat mudah diganggu untuk kepentingan-kepentingan lain.

Selain itu ada juga aspek primer lainnya yang perlu jadi pertimbangan adalah sosok komunikatif dan punya hubungan baik ke pusat. Hal ini pula yang menjadi cacatan selama ini, soal kurang maksimalnya pejabat daerah yang bisa mendatangkan dana pusat sebanyak mungkin ke Riau. 

"Utamakan dulu pertimbangan primer. Seperti profesionalitas, rekam jejak, senioritas dalam artian pengamalannya. Artinya kita ingin capaian kinerja pemerintahan lebih baik,"harapnya.

Baca Juga:  Asian Agri Riau Bagikan Ribuan Paket Sembako ke 61 Desa

Sementara dari aspek skunder, seorang kepala daerah juga perlu mempertimbangkan dari sisi keterwakilan daerah. Meski jabatan Sekdaprov Riau bukan jabatan politis, namun pertimbangan ini dipahami dengan baik. 

Tidak kalah menariknya, anggota DPRD Riau asal pemilihan Inhil H Dani M Nursalam. Selama ia menjabat sebagai Ketua DPRD Inhil periode 2014-2019, dimana mengharuskannya sering berkomunikasi dengan Sekda Inhil H Said Syarifuddin yang merupakan orang yang bisa bekerja sama.

"Selama ini hampir 4 tahun beliau jadi Sekda Inhil, menjalankan roda pemerintahan dengan baik. Termasuk dalam menjalin komunikasi dengan DPRD Inhil," kata Dani.

Politisi PKB ini menambahkan, dengan kapasitas dan kapabilitas Said Syarifuddin dalam menjadi Sekda Inhil, maka itu Said Syarifuddin layak menjadi Sekdaprov Riau. Hal ini jika berkaca dari kapabilitasnya yang dinilai selama ini.

"Dari posisi pimpinan Riau saat ini, untuk mengakomodir kepentingan masyarakat luas sepertinya memang Pak Said yang tepat,"imbuhnya.(adv)
 

(RIAUPOS.CO) — Tak hanya masyarakat yang ada di Provinsi Riau menginginkan H Said Syarifuddin menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, akan tetapi juga menjadi harapan masyarakat Riau yang ada di Jakarta.

Salah satunya disampaikan Ketua Persatuan Masyarakat Riau (PMR) Jakarta Rusli Efendi. Ia menilai semua calon Sekda Riau bagus, tapi jika dilihat dari segi geografis pembangunan Riau meski memiliki sekda keterwakikan Riau Selatan (Indragiri).

“Iya, saya sangat mengikuti perkembangan, bahkan seakan menjadi isu partisipasi penting bagi seluruh masyarakat Riau tempatan maupun kami yang di ibu kota” ujar Sekretaris Masjid Istiqlal itu, kemarin.

Meski semua calon sama-sama memiliki potensi, RE melihat meski ada pemerataan perwakilan tokoh dari Riau Selatan. Maka itu ia menilai Said Syarifudin sosok yang pas, namun tergantung Presiden, apalagi Said Syarifudin pernah menjabat Kadis Pariwisata Riau.

Hal senada juga disampaikan anggota DPR RI Dapil Riau H Wahid. Menuturnya Gubernur Riau harus melihat beberapa aspek. Yakni aspek primer dan skunder. Itu perlu dilakukan dalam menentukan siapa posisi sekda yang tepat.

- Advertisement -
Baca Juga:  Penyeludupan Lobster Rp14 Miliar Digagalkan

"Gubernur harus mengutamakan profesionalitas. Siapa yang dianggap telah teruji, memahami serta berpengalaman tugas kesekdaan,"jelasnya. Wahid yakin gubernur tentu sudah memiliki gambaran. 

Kemudian ada juga aspek profesional dari rekam jejak sisi hukum. Hal ini juga dianggap tidak kalah penting, karena diharapkan sekda definitif yang baru jangan sampai menjadi beban baru bagi gubernur. Pasalnya, jika track record-nya banyak catatan hukum, maka sangat mudah diganggu untuk kepentingan-kepentingan lain.

- Advertisement -

Selain itu ada juga aspek primer lainnya yang perlu jadi pertimbangan adalah sosok komunikatif dan punya hubungan baik ke pusat. Hal ini pula yang menjadi cacatan selama ini, soal kurang maksimalnya pejabat daerah yang bisa mendatangkan dana pusat sebanyak mungkin ke Riau. 

"Utamakan dulu pertimbangan primer. Seperti profesionalitas, rekam jejak, senioritas dalam artian pengamalannya. Artinya kita ingin capaian kinerja pemerintahan lebih baik,"harapnya.

Baca Juga:  Rabu, Dijadwalkan Tiga Pimpinan DPRD Dilantik

Sementara dari aspek skunder, seorang kepala daerah juga perlu mempertimbangkan dari sisi keterwakilan daerah. Meski jabatan Sekdaprov Riau bukan jabatan politis, namun pertimbangan ini dipahami dengan baik. 

Tidak kalah menariknya, anggota DPRD Riau asal pemilihan Inhil H Dani M Nursalam. Selama ia menjabat sebagai Ketua DPRD Inhil periode 2014-2019, dimana mengharuskannya sering berkomunikasi dengan Sekda Inhil H Said Syarifuddin yang merupakan orang yang bisa bekerja sama.

"Selama ini hampir 4 tahun beliau jadi Sekda Inhil, menjalankan roda pemerintahan dengan baik. Termasuk dalam menjalin komunikasi dengan DPRD Inhil," kata Dani.

Politisi PKB ini menambahkan, dengan kapasitas dan kapabilitas Said Syarifuddin dalam menjadi Sekda Inhil, maka itu Said Syarifuddin layak menjadi Sekdaprov Riau. Hal ini jika berkaca dari kapabilitasnya yang dinilai selama ini.

"Dari posisi pimpinan Riau saat ini, untuk mengakomodir kepentingan masyarakat luas sepertinya memang Pak Said yang tepat,"imbuhnya.(adv)
 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

(RIAUPOS.CO) — Tak hanya masyarakat yang ada di Provinsi Riau menginginkan H Said Syarifuddin menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, akan tetapi juga menjadi harapan masyarakat Riau yang ada di Jakarta.

Salah satunya disampaikan Ketua Persatuan Masyarakat Riau (PMR) Jakarta Rusli Efendi. Ia menilai semua calon Sekda Riau bagus, tapi jika dilihat dari segi geografis pembangunan Riau meski memiliki sekda keterwakikan Riau Selatan (Indragiri).

“Iya, saya sangat mengikuti perkembangan, bahkan seakan menjadi isu partisipasi penting bagi seluruh masyarakat Riau tempatan maupun kami yang di ibu kota” ujar Sekretaris Masjid Istiqlal itu, kemarin.

Meski semua calon sama-sama memiliki potensi, RE melihat meski ada pemerataan perwakilan tokoh dari Riau Selatan. Maka itu ia menilai Said Syarifudin sosok yang pas, namun tergantung Presiden, apalagi Said Syarifudin pernah menjabat Kadis Pariwisata Riau.

Hal senada juga disampaikan anggota DPR RI Dapil Riau H Wahid. Menuturnya Gubernur Riau harus melihat beberapa aspek. Yakni aspek primer dan skunder. Itu perlu dilakukan dalam menentukan siapa posisi sekda yang tepat.

Baca Juga:  Memprihatinkan, Hari Sabtu, 303 Kasus Baru Positif Corona di Riau

"Gubernur harus mengutamakan profesionalitas. Siapa yang dianggap telah teruji, memahami serta berpengalaman tugas kesekdaan,"jelasnya. Wahid yakin gubernur tentu sudah memiliki gambaran. 

Kemudian ada juga aspek profesional dari rekam jejak sisi hukum. Hal ini juga dianggap tidak kalah penting, karena diharapkan sekda definitif yang baru jangan sampai menjadi beban baru bagi gubernur. Pasalnya, jika track record-nya banyak catatan hukum, maka sangat mudah diganggu untuk kepentingan-kepentingan lain.

Selain itu ada juga aspek primer lainnya yang perlu jadi pertimbangan adalah sosok komunikatif dan punya hubungan baik ke pusat. Hal ini pula yang menjadi cacatan selama ini, soal kurang maksimalnya pejabat daerah yang bisa mendatangkan dana pusat sebanyak mungkin ke Riau. 

"Utamakan dulu pertimbangan primer. Seperti profesionalitas, rekam jejak, senioritas dalam artian pengamalannya. Artinya kita ingin capaian kinerja pemerintahan lebih baik,"harapnya.

Baca Juga:  Lima Pejabat Eselon II Bakal Pensiun

Sementara dari aspek skunder, seorang kepala daerah juga perlu mempertimbangkan dari sisi keterwakilan daerah. Meski jabatan Sekdaprov Riau bukan jabatan politis, namun pertimbangan ini dipahami dengan baik. 

Tidak kalah menariknya, anggota DPRD Riau asal pemilihan Inhil H Dani M Nursalam. Selama ia menjabat sebagai Ketua DPRD Inhil periode 2014-2019, dimana mengharuskannya sering berkomunikasi dengan Sekda Inhil H Said Syarifuddin yang merupakan orang yang bisa bekerja sama.

"Selama ini hampir 4 tahun beliau jadi Sekda Inhil, menjalankan roda pemerintahan dengan baik. Termasuk dalam menjalin komunikasi dengan DPRD Inhil," kata Dani.

Politisi PKB ini menambahkan, dengan kapasitas dan kapabilitas Said Syarifuddin dalam menjadi Sekda Inhil, maka itu Said Syarifuddin layak menjadi Sekdaprov Riau. Hal ini jika berkaca dari kapabilitasnya yang dinilai selama ini.

"Dari posisi pimpinan Riau saat ini, untuk mengakomodir kepentingan masyarakat luas sepertinya memang Pak Said yang tepat,"imbuhnya.(adv)
 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari