Categories: Riau

Krisis Daya Listrik di Negeri JunjunganÂ

(RIAUPOS.CO) — Pesan singkat jadwal pemadaman bergilir berdentang di aplikasi whatsapp. Pesannya berisi pemberitahuan lokasi atau daerah mana saja terjadi pemadaman. Mulai dari pukul 17.00 WIB – 23.00 WIB. Di pemberitahuan itu juga disebutkan terjadi defisit daya sebesar 2 MW. 

Kondisi ini sudah berlangsung lama. Bahkan sempat beredar pernyataan akan berakhir September ini. Namun hingga kemarin, Senin (9/9) pemberitahuan pemadaman bergilir masih berlangsung.

Dengan kondisi defisit daya ini, berbagai persepsi masyarakat muncul. “Ibukota kabupaten listrik mati. Ape kesah PLN ni,” sebut salah seorang warga bernama Zamri.

Pernyataan Zamri memang bukan tanpa alasan. Sebab, kota kecil ini setiap malamnya tidak terang benderang seperti julukannya. Yakni Negeri Jelapang Padi. Hampir setiap malam masyarakat harus merasakan gelap gulita. Selain itu, lampu penerang jalan juga tidak menyala. Sebut saja lampu Jalan Gatot Soebroto, Jalan Cokroaminoto, Jalan Panglima Minal, Jalan Pramuka dan beberapa ruas jalan lainnya.

Pihak PLN mengklaim memang saat ini tengah terjadi defisit daya. Penyebabnya, PLTD Pangkalan Batang masih belum dapat beroperasi maksimal, yang diakibatkan adanya beberapa unit mesin pembangkit yang mengalami kerusakan.

“Maka dengan tidak beroperasinya mesin tersebut terjadi defisit daya atau kekurangan daya listrik sebesar 1800 KW,” kata Manajer Unit Layanan Pelanggan Hasdedy, beberapa waktu lalu. 

Dikatakan dia, untuk menjaga keadaan dan menghindari pemadaman yang lebih luas, maka PLN Bengkalis terpaksa melakukan pemadaman  bergilir pada saat beban puncak. Yaitu dari pukul 17.00 WIB-23.00 WIB.

Ia menambahkan, saat ini PLN harus mendatangkan material atau komponen mesin yang mengalami kerusakan dan masih dalam proses pengiriman.

“PLN Bengkalis mohon maaf atas ketidaknyamanan pelanggan atas kondisi ini. Kami tetap berupaya memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Bengkalis. Mudah-mudahan teknisi segera memperbaiki kerusakan mesin tersebut dan kondisi kembali normal seperti semula,” terangnya.(nda)

 

Laporan ERWAN SANI, Bengkalis 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Polisi Ungkap Motif Keji Pembunuhan Dumaris, Dipicu Narkoba dan Foya-Foya

Pelaku curas pembunuhan di Pekanbaru sempat foya-foya di Medan usai beraksi. Polisi ungkap motif dipengaruhi…

12 jam ago

Pendidikan Belum Merata, Abu Bakar Soroti Digitalisasi dan Minimnya Pengawasan Pusat

Abu Bakar soroti kesenjangan pendidikan daerah dan dorong perubahan sistem serta respons cepat pemerintah di…

13 jam ago

Dari Penggerebekan Polres Siak, Kades Langkai Ternyata Positif Narkoba

Kades Langkai Siak positif narkoba usai penggerebekan kasus sabu. Polisi amankan 4 tersangka dan barang…

15 jam ago

Mantan Ajudan Sekwan Pekanbaru Dituntut 4 Tahun Penjara, Kasus SPPD Fiktif Terungkap

Mantan ajudan Sekwan Pekanbaru dituntut 4 tahun penjara dalam kasus obstruction of justice SPPD fiktif…

16 jam ago

Polisi Selidiki Kasus Pria Tewas Terikat di Truk Pengangkut Minyak Goreng

Seorang pria ditemukan tewas terikat di kabin truk di Pekanbaru. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian…

16 jam ago

Wako Agung Lantik 7 Pejabat, Langsung Minta Kerja Cepat dan Nyata

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho melantik 7 pejabat baru dan menegaskan pentingnya adaptasi cepat serta…

16 jam ago