Ajak Media Edukasi Masyarakat
(RIAUPOS.CO) — Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno AMp mengharapkan pihak media turut berperan menumbuhkan kesadaran masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Yakni dengan memberikan pesan edukasi dalam pemberitaan kepada masyarakat.
Menurut bupati, pembakaran yang mengakibatkan terjadinya peristiwa bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menimbulkan dampak yang luar biasa bukan hanya kerusakan lingkungan. Bahkan ada kejadian yang mengakibatkan korban meninggal.
“Terkait persoalan itu merupakan tanggungjawab semua pihak. Untuk mengatasinya tidak hanya dibebankan kepada TNI/Polri dan pemerintah daerah saja, akan tetapi keterlibatan masyarakat dan media massa juga sangat dibutuhkan,” kata bupati, Kamis (8/8) di Bagansiapi-api.
Media, lanjut bupati, dapat memberikan informasi lebih luas sehingga tumbuh kesadaran para pihak terhadap persoalan karhutla. Bagaimanapun, setiap kejadian karhutla merupakan masalah bersama karena menimbulkan dampak yang dirasakan bersama juga.
“Selain untuk membantu untuk pemberitaannya, media juga bisa memberikan informasi dengan cepat jika ada kejadian karhutla sehingga dapat segera dilakukan penanganan,” sebut Suyatno.
Bupati mengatakan dirinya telah mengikuti rakor bersama di istana negara bersama presiden RI dan sejumlah pihak terkait. Ia menegaskan saat ini persoalan karhutla menjadi perhatian bukan hanya nasional tapi juga mancanegara.(adv)
Pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) di Halaman Kantor…
Pemkab Kepulauan Meranti melalui BPKAD kembali melelang barang milik daerah (BMD) senilai Rp1,91 miliar secara…
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat resmi tiba di Pekanbaru dan disambut dengan jajar hormat,…
Mantan Ketua DPRD Kuansing Marwan Yohanis memberikan catatan kritis pada momentum HUT ke-27 Kabupaten Kuansing…
Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…
Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…