Categories: Riau

Tetap Perhatikan Capaian Target Program Kegiatan 2019

(RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu sedang melakukan efisiensi dan rasionalisasi anggaran 2019 di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Sehubungan dengan adanya perubahan asumsi target penerimaan daerah dari dana transfer pemerintah pusat sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 77/PMK.07/2019 tentang penyaluran kurang bayar DBH triwulan IV 2019.
Sementara estimasi penerimaan DBH dalam pembahasan RAPBD Rohul 2019, mengacu kepada Peraturan Presiden RI (Perpres) Nomor 129/2018 tentang rincian APBN 2019.
Kepala Bappeda Rohul Nifzar MIp mengaku pemerintah pusat akan melakukan tunda bayar DBH triwulan IV, sehingga kondisi itu, Pemkab tentu akan mengalami defisit anggaran yang nilainya sekitar Rp100 miliar.
Untuk mengatasi agar tidak terjadi tunda bayar dalam pelaksanaan kegiatan fisik yang telah tertuang didalam DPA OPD Rohul 2019, Nifzar mengatakan, pemerintah daerah telah melaksanakan rapat dengan Kepala OPD menyikapi terjadinya defisit anggaran terhadap penerimaan daerah 2019.
Yakni dengan melakukan optimalisasi dan pengurangan atau pergeseran program kegiatan yang semula telah direncanakan, nantinya di dalam APBD Perubahan 2019 bisa jadi program kegiatan itu dikurangi volumenya.
‘’Pada prinsipnya, lanjut Nifzar, pemerintah daerah tetap menjaga capaian-capaian yang telah disepakati atau diperjanjikan pada 2019 agar tetap tercapai atau terlaksana. ‘’Hanya saja barang kali, volume dari kegiatan yang dikurangi tanpa menghilangkan kegiatan yang dimaksud. Sebab nantinya akan berhubungan langsung dengan capaian-capaian yang sudah kita targetkan baik dari sisi infrastruktur, sosial, budaya, ekonomi maupun sumber daya manusia,’’ jelasnya.
Diakuinya, dengan optimalisasinya anggaran dari pelaksanaan program kegiatan maka kinerja atau capaian target dari OPD tersebut, pada akhir 2019, laporan akuntabilitas kinerja dari pada instansi pemerintah tersebut ini tidak begitu terganggu secara signifikan.
Nifzar mengatakan, pemerintah daerah dalam menyusun RKPD Perubahan dan KUA PPAS Perubahan tahun anggaran 2019, sebagai pedoman dalam penyusunan struktur RAPBD Perubahan 2019, mengacu kepada potensi penerimaan daerah. Kemudian Silpa yang tertuang di dalam laporan hasil audit BPK dengan menyesuaikan menyesuaikan belanja terhadap ketersediaan anggaran tersebut
‘’Kita telah menginformasikan beberapa informasi-informasi yang bersifat regulasi dari pemerintah pusat kepada OPD, di antaranya perubahan PMK, kemudian informasi mengenai selisih antara Silpa yang dituangkan di dalam struktur APBD Rohul murni dengan realisasi atau kenyataan berdasarkan hasil audit BPK. Sehingga dari perhitungan sementara terdapat kekurangan hampir Rp100 miliar,’’ ujarnya.
Terkait dengan kekurangan anggaran tersebut, tambahnya, pemerintah daerah dalam menyusun RAPBD Perubahan 2019, akan menghindari terjadinya tunda bayar dari pelaksanaan kegiatan dan kekeringan likuiditas keuangan daerah di akhir tahun anggaran 2019.(adv)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kuota Haji Bengkalis 2027 Capai 399 Jemaah, Biovisa dan Cek Kesehatan Belum Dibuka

Bengkalis mendapat kuota sementara 399 jemaah haji 2027. Persiapan terkendala biovisa, cek kesehatan, dan kepastian…

18 jam ago

Seragam Gratis untuk Siswa Pekanbaru Segera Dibagikan, SMP Swasta Ikut Dapat

Program seragam gratis Pekanbaru diperluas untuk siswa SMP swasta mitra pemko. Bantuan ditargetkan mulai dibagikan…

19 jam ago

Bukan Sekadar Perayaan, HUT ke-28 RS Awal Bros Diisi Aksi Sosial dan Olahraga

RS Awal Bros Group merayakan HUT ke-28 bertema “Quality of Life” dengan kegiatan sosial, medis,…

20 jam ago

Jembatan Panglima Sampul Dibangun Bertahap, Selat Akar Dikebut Tahun Ini

Dua jembatan strategis di Kepulauan Meranti tetap menjadi prioritas. Selat Akar ditargetkan rampung 2026, Panglima…

20 jam ago

Pertalite Bakal Dibatasi untuk Orang Kaya? Pemerintah Siapkan Skema Baru

Pemerintah mengkaji pembatasan Pertalite bagi kelompok desil 9-10. Sepeda motor masih diperbolehkan membeli BBM bersubsidi.

21 jam ago

Dua Lahan di Kampar Terbakar, Tiga Hotspot Terdeteksi dalam Sehari

Dua kebakaran lahan terjadi di Kampar, sementara tiga hotspot terdeteksi. BPBD mencatat ISPU 94 dan…

22 jam ago