gpmppk-pertanyakan-sikap-gubri-diduga-lantik-pejabat-bermasalah
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Gerakan Pemuda Mahasiswa Pekanbaru Peduli Keadilan (GPMPPK) melakukan aksi diam sebagai bentuk teguran kepada Gubernur Riau, di Jalan Cut Nyak Dien, Senin (3/5/2021).
Aksi yang dilakukan dengan membentangkan beberapa buah spanduk itu mempertanyakan sikap Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar yang diduga melantik pejabat bermasalah.
Orator aksi Fajri mengatakan, pejabat tersebut yakni EK yang berstatus tersangka dalam dugaan korupsi pembangunan gedung Pascasarjana FISIP Universitas Riau.
EK saat ini dipercaya oleh Syamsuar menjabat sebagai Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Riau, status EK sebagai tersangka sampai sekarang masih melekat, informasi terakhir bahwa penyidik masih melakukan pelengkapan BAP.
"Sangat tidak layak dan tidak mencerminkan kepatutan, seorang gubernur menjadikan tersangka Korupsi sebagai pejabat pemerintahan. Kita mau uang rakyat jangan dimakan koruptor, tapi koruptor ditempatkan sebagai pelaksana lelang proyek," katanya.
Untuk itu, pihaknya memintah Gubernur Riau agar pecat EK dari jabatannya sebagai Kabag ULP Provinsi Riau. Jika gubernur tidak berani, pihaknya mempertanyakan integritas gubernur.
"Kami heran, mengapa Syamsuar blunder terus dalam menempatkan pejabat di pemerintahan provinsi Riau ini, ada apa? Sebelumnya sekda Yan Prana, lalu pejabat-pejabat yang ditarik dari Siak juga tersangkut kasus korupsi, sekarang EK, gubernur sedang menjalankan kepentingan siapa? Jika ini terus terjadi, berarti gubernur sudah tidak layak memimpin bumi lancang kuning ini, tutupnya.
Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
Sebanyak 983 mahasiswa baru mengikuti PKKMB UHTP 2026. Kegiatan membekali mahasiswa dengan karakter, integritas, dan…
Ahmad Diar, warga Tembilahan, ditemukan meninggal di Sungai Indragiri setelah dilaporkan hilang saat memancing di…
Pemko Pekanbaru menggelar Salat Istiska untuk memohon hujan di tengah kabut asap kiriman akibat karhutla…
Kabut asap Pekanbaru makin pekat Rabu pagi dengan jarak pandang 2,5-3 km dan kualitas udara…
Pengguna Ro-Ro Bengkalis mengeluhkan antrean hingga 3 jam akibat pengurangan armada yang masuk docking pada…
Bupati Meranti Asmar menghormati penyidikan dugaan korupsi anggaran kendaraan dinas, BBM, dan pelumas yang ditangani…