Kamis, 12 Februari 2026
- Advertisement -

KPK Ingatkan soal Aset Tanah Pemprov

(RIAUPOS.CO) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menargetkan seluruh aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berupa tanah, sudah bersertifikat pada  2024 nanti. Pasalnya, hingga saat ini masih banyak aset tanah milik Pemprov Riau yang belum bersertifikat.

KPK mengatakan, target sertifikat tanah bagi tanah milik Pemprov dan pemerintah kabupaten/kota tersebut juga merupakan aturan tersebut dari Presiden Joko Widodo yang dituangkan melalui peraturan presiden. Untuk itu harus dijalankan seluruh kepala daerah.

“Untuk itu kami mendorong agar pemerintah daerah mempunyai komitmen terhadap penyediaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan anggaran yang cukup, untuk mendukung program sertifikasi tersebut,” kata Kepala Satgas Pencegahan Wilayah II Direktorat I Korsubgah KPK, Arief Nurcahyo di Pekanbaru, Selasa (2/3).

Baca Juga:  Tahun Ini, Pacu Jalur Pertama 3 Mei

Lebih lanjut dikatakannya, dari laporan yang pihaknya terima dari Pemprov Riau, dari total 1.003 aset tanah yang dimiliki Pemprov Riau, yang belum bersertifikat masih ada sebanyak 650-an. Atau masih lebih dari 50 persen yang belum bersertifikat.

“Jadi masih cukup banyak yang belum bersertifikat. Untuk itu, kami dorong pemerintah daerah untuk dapat segera menuntaskan nya. Karena targetnya 2024 semua aset milik pemerintah harus bersertifikat,” ujarnya.

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

 

(RIAUPOS.CO) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menargetkan seluruh aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berupa tanah, sudah bersertifikat pada  2024 nanti. Pasalnya, hingga saat ini masih banyak aset tanah milik Pemprov Riau yang belum bersertifikat.

KPK mengatakan, target sertifikat tanah bagi tanah milik Pemprov dan pemerintah kabupaten/kota tersebut juga merupakan aturan tersebut dari Presiden Joko Widodo yang dituangkan melalui peraturan presiden. Untuk itu harus dijalankan seluruh kepala daerah.

“Untuk itu kami mendorong agar pemerintah daerah mempunyai komitmen terhadap penyediaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan anggaran yang cukup, untuk mendukung program sertifikasi tersebut,” kata Kepala Satgas Pencegahan Wilayah II Direktorat I Korsubgah KPK, Arief Nurcahyo di Pekanbaru, Selasa (2/3).

Baca Juga:  Keterlibatan Daerah Kelola Blok Rokan Dibahas

Lebih lanjut dikatakannya, dari laporan yang pihaknya terima dari Pemprov Riau, dari total 1.003 aset tanah yang dimiliki Pemprov Riau, yang belum bersertifikat masih ada sebanyak 650-an. Atau masih lebih dari 50 persen yang belum bersertifikat.

“Jadi masih cukup banyak yang belum bersertifikat. Untuk itu, kami dorong pemerintah daerah untuk dapat segera menuntaskan nya. Karena targetnya 2024 semua aset milik pemerintah harus bersertifikat,” ujarnya.

- Advertisement -

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

(RIAUPOS.CO) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menargetkan seluruh aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berupa tanah, sudah bersertifikat pada  2024 nanti. Pasalnya, hingga saat ini masih banyak aset tanah milik Pemprov Riau yang belum bersertifikat.

KPK mengatakan, target sertifikat tanah bagi tanah milik Pemprov dan pemerintah kabupaten/kota tersebut juga merupakan aturan tersebut dari Presiden Joko Widodo yang dituangkan melalui peraturan presiden. Untuk itu harus dijalankan seluruh kepala daerah.

“Untuk itu kami mendorong agar pemerintah daerah mempunyai komitmen terhadap penyediaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan anggaran yang cukup, untuk mendukung program sertifikasi tersebut,” kata Kepala Satgas Pencegahan Wilayah II Direktorat I Korsubgah KPK, Arief Nurcahyo di Pekanbaru, Selasa (2/3).

Baca Juga:  Pagi Ini 33 Hotspot Terpantau di Riau

Lebih lanjut dikatakannya, dari laporan yang pihaknya terima dari Pemprov Riau, dari total 1.003 aset tanah yang dimiliki Pemprov Riau, yang belum bersertifikat masih ada sebanyak 650-an. Atau masih lebih dari 50 persen yang belum bersertifikat.

“Jadi masih cukup banyak yang belum bersertifikat. Untuk itu, kami dorong pemerintah daerah untuk dapat segera menuntaskan nya. Karena targetnya 2024 semua aset milik pemerintah harus bersertifikat,” ujarnya.

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari