Categories: Riau

Polda Riau Ajak Warga Cegah Penyeludupan Pekerja Migran

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Tindak kejahatan tidak akan bisa diberantas hanya oleh penegak hukum sendiri. Justru masyarakatlah yang berperan besar dalam mencegah timbulnya kejahatan, terutama di lingkungan masing-masing. Sebab itulah, kepolisian senantiasa mengajak warga agar peduli dan tanggap terhadap potensi terjadinya pelanggaran hukum di sekitarnya.

Seperti yang dilakukan Tim Polda Riau saat berkunjung ke Desa Sungai Cingam, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Ahad (26/6/2022). Pada pertemuan yang digelar di balai desa itu, Tim Polda Riau yang dipimpin AKP Pantun mengajak warga setempat ikut mengawasi desanya agar tidak dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertangung jawab untuk berbuat kejahatan. Sebagai daerah pesisir, Desa Cingam memang rawan dijadikan lokasi perbuatan melanggar hukum seperti menyeludupan. Terutama pengiriman pekerja imigran Indonesia secara ilegal ke negara tetangga, Malaysia.

Di hadapan Upika Kecamatan Rupat, perangkat desa dan tokoh masyarakat Sungai Cingam, AKP Pantun meminta masyarakat setempat ikut berperan mengawasi wilayah perairan desanya agar tidak lagi dijadikan sebagai jalur penyeludupan pekerja migran ke Malaysia. Sebab selain melanggar hukum, juga sangat berisiko terhadap keselamatan pekerja migran itu sendiri. Diketahui bahwa sudah beberapa kali terjadi kapal tenggelam yang menewaskan pekerja migran Indonesia saat dalam perjalanan menuju Malaysia.

"Mari tingkatkan pengawasan kita, agar Desa Sungai Cingam ini tidak lagi dijadikan tempat pengiriman pekerja migran secara ilegal," ajak AKP Pantun.

Pada kesempatan tersebut AKP Pantun juga menyosialisasikan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang tindak pidana perdagangan orang. Lagi-lagi perwira dengan tiga balok di pundak itu mengajak warga agar tidak terlibat dalam kejahatan perdagangan orang.

Kepala Desa Sungai Cingam Jamil SPdi menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Polda Riau yang telah bersedia hadir di desanya. Ia berharap masyarakat Sungai Cingam tidak ikut terlibat dalam kegiatan penyeludupan pekerja migran Indonesia ke Malaysia.

Pertemuan silaturahmi tersebut juga dihadiri oleh Upika Rupat, seperti Camat Rupat yang diwakili Sekcam M Zaki, Kapolsek Rupat diwakili Kanit Reskrim Ipda Harifin dan Danramil Rupat Kapten Hendriko.

Di akhir kegiatan tersebut perangkat desa dan tokoh masyarakat Sungai Cingam mendeklarasikan dukungannya terhadap Polda Riau dalam mencegah terjadinya penyeludupan pekerja migran Indonesia melalui wilayah perairan Desa Sungai Cingam.

Laporan: Abdul Gafur (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Pemkab Rohul Ajukan Percepatan Jadwal Terbang JCH ke Batam, Ini Alasannya

Pemkab Rohul usulkan percepatan jadwal penerbangan JCH ke Batam demi efisiensi waktu dan kenyamanan jamaah…

2 hari ago

Kuansing Bersiap Jadi Tuan Rumah, 819 Peserta Ramaikan MTQ Riau

Sebanyak 819 peserta siap ikut MTQ Riau 2026 di Kuansing. Persiapan venue, penginapan, dan kawasan…

3 hari ago

Jalan Amblas Depan Kantor Gubernur Riau Langsung Diperbaiki, PUPR Bergerak Cepat

PUPR Riau cepat perbaiki jalan amblas di Sudirman Pekanbaru. Enam ruas jalan sudah dibenahi, tiga…

3 hari ago

Menjamur di Jalan Protokol, Bangunan Liar di Pekanbaru Segera Dibongkar

Bangunan liar menjamur di jalan protokol Pekanbaru. Satpol PP segera lakukan penertiban karena ganggu drainase…

3 hari ago

Wako Pekanbaru Turun Tangan, Drainase dan Sampah Jadi Fokus Utama Atasi Banjir

Wako Pekanbaru tinjau titik banjir dan temukan masalah drainase serta sampah. Pemko siap lakukan revitalisasi…

3 hari ago

Pembelian Pertalite Tak Lagi Pakai Rekomendasi Desa, SPBU Inhu Dorong XStar

SPBU Inhu dorong penggunaan aplikasi XStar untuk BBM subsidi. Warga mengeluh, harga Pertalite di pelosok…

3 hari ago