Categories: Riau

“Surga-Neraka” di Rupat Utara

Eksotisme pantai di Rupat Utara kerap diibaratkan bak “surga” yang tercampak ke Bumi. Menawan dan menjanjikan panorama unik. Tapi di balik keindahan itu, muncul bahaya laten yang terus mengintai. Peredaran gelap narkoba dari Negeri Jiran Malaysia. Para bandar menjadikan pulau ini sebagai kawasan transit yang juga menjanjikan. “Surga dan neraka” ada di sempadan negeri, jalur tersibuk Selat Melaka ini. Mana yang akan menang?

(RIAUPOS.CO) – LENA sibuk bergaya. Dia memperbaiki posisi berdiri, membentangkan tangan, hingga mempermanis senyum. Seorang rekannya mengarahkan, kemudian mengambil gambar dari telepon pintar. Latar belakang pasir putih berpadu laut biru dan langit di batas cakrawala jadi favoritnya.

“Untuk update,” ujar Lena, pekan lalu.

Latar belakang fotografi yang digunakannya adalah Beting Aceh, sebuah pulau yang muncul dari endapan pasir, tak jauh dari Pulau Rupat. Secara administratif, Beting Aceh masuk dalam wilayah Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Dari pelabuhan Tanjung Medang, Rupat Utara, perlu waktu 30 menit perjalanan menggunakan pompong. Lebih cepat lagi jika menggunakan kapal cepat (speed boat).

Beting Aceh memiliki hamparan pasir yang sangat luas, sekitar 4 hektare. Pasirnya putih. Terhampar nyaris berbatas cakrawala. Hanya sedikit bagian laut biru di batas cakrawala yang terlihat. Sisanya semata pasir. Pasirnya kerap berderit seakan berbisik jika disentuh. Makanya kerap juga disebut sebagai pasir berbisik seperti pasir di Gumuk Pasir Parangkusumo, Jogjakarta.

Jika air surut, hamparan pasir di pantai ini dapat bertambah luas. Bahkan pengunjung dapat berjalan kaki ke Pulau Babi di sebelahnya. Air laut hanya sebatas lutut di antara dua pulau berpasir. Tentu jika tahu persis jalur pasirnya. Jika tidak tahu, akan berbahaya. Sebab, di antara pasir, terdapat ceruk laut yang dalam. Kadang mencapai tiga meter.

“Sempat ada dua sejoli yang tenggelam lalu meninggal karena tak tahu. Keduanya juga tak bisa berenang,” ujar seorang nakhoda pompong, Budi.

Beting Aceh merupakan pulau yang muncul di sebelah Pulau Babi akibat endapan pasir sejak ratusan tahun yang lalu. Pulau ini tidak berpenghuni. Hanya ada beberapa pepohonan di sini. Beting Aceh menjadi salah satu destinasi wisata pantai paling diminati pengunjung di Rupat Utara. Hamparan pasir nan eksotis jadi daya tarik magisnya.

Beting merupakan istilah Melayu untuk menyebut laut dangkal yang kadang membuat kapal kandas. Tak hanya pasir, kadang beting juga berisi lumpur. Kenapa Aceh? Budayawan muda Rupat Utara, Hafiz menyebutkan, pada abad ke-15, para pedagang Aceh datang ke kawasan ini. Kapal mereka terdampar di sini. Maka, jadilah tempat itu sebagai Beting Aceh.

“Orang Aceh juga yang menyebarkan Islam di Rupat Utara dari sebelumnya animisme,” ujar Hafiz.

Rupat Utara tak hanya punya Beting Aceh. Terdapat garis pantai sepanjang 17 km di pesisir pulau ini. Pulau Rupat terdiri dari dua kecamatan, Kecamatan Rupat dan Rupat Utara. Garis pantai berpasir terpanjang dan terbaik berada di Rupat Utara. Garis pantai ini menghadap langsung ke Selat Melaka, yang berbatasan langsung dengan Negeri Jiran, Malaysia. Lampu gemerlap pelabuhan Port Dickson kerap juga terlihat di malam hari saat cuaca cerah.

Sama seperti Beting Aceh, pantai-pantai di pesisir Rupat Utara juga memiliki pasir putih yang landai. Jika air surut, pantai berpasir putih ini cukup luas untuk bermain voli pantai. Jika air pasang, lautnya dapat digunakan untuk berenang, menyelam, bahkan berselancar. Air dangkal yang berpasir sangat luas. Sekitar jarak 150 meter dari bibir pantai masih berupa pasir landai yang hanya sedalam pinggang orang dewasa. Masih relatif aman untuk berenang. Pun bagi anak-anak.

Salah satu pantai terindah di Rupat Utara, Pantai Pesona di Desa Teluk Rhu bahkan memiliki beberapa fasilitas permainan air. Dari kano hingga donat boat dan banana boat ada di sini. Berbagai home stay juga sudah berdiri di sini. Pemilik home stay juga membuat beberapa fasilitas berupa gazebo, kursi-kursi santai untuk berjemur, ayunan, dan area berfotografi yang instagramable. Pantai Pesona ini bahkan disebut-sebut mirip dengan Pantai Sanur di timur Bali.

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Sunat Massal dan Cek Kesehatan Gratis Disambut Antusias, Warga Rohul Ucapkan Terima Kasih

Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…

2 hari ago

Lolos Fase Gugur untuk Pertama Kali, Afrika Selatan Siap Hadapi Kanada

Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…

2 hari ago

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan, BRK Syariah Siap Sukseskan SE2026

BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…

2 hari ago

Mahasiswa Umri Jadi Korban Pemukulan Saat Demo di DPRD Riau, IMM Desak Investigasi Transparan

Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…

2 hari ago

Longsor Terjang Lembah Anai, Jalan Utama Padang–Bukittinggi Tak Bisa Dilalui

Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…

2 hari ago

Pendaftaran SMP Negeri Pekanbaru Segera Ditutup, Ribuan Calon Siswa Berebut Kursi

Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…

3 hari ago