Direktur Reserse Narkoba (Dir Resnarkoba) Polda Riau, Kombes Pol Suhirman.
Hal itu bukan tanpa alasan. Pasalnya tingkat peredaran dan penyeludupan barang haram terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Ini ditandai dengan pengungkapan kasus narkoba baik dalam jumlah besar maupun kecil oleh aparat penegak hukum yakni Kepolisian Daerah (Polda) Riau dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau.
Direktur Reserse Narkoba (Dir Resnarkoba) Polda Riau Kombes Pol Suhirman, mengaku prihatin dengan peredaran barang haram di Bumi Lancang Kuning. Dikatakannya, pemberantasan permasalahan tersebut dan penyalahgunaan narkoba menjadi atensi Polda Riau beserta jajaran.
“Boleh dikatakan (Provinsi Riau) darurat narkoba,†ungkap Suhirman kepada Riau Pos saat dijumpai di kantornya di Jalan Prambanan.
Kondisi ini, lanjut Suhirman, disebabkan Riau merupakan jalur sutra masuknya narkoba ke Indonesia yang dikirim dari luar negeri. Selain itu, letak geografis Bumi Melayu sangat strategis berbatasan langsung dengan negara tetangga serta memiliki garis pantai timur yang panjang.
“Memang pantai timur Sumatera merupakan daerah rawan sebagai pintu masuk penyeludupan narkotika, termasuk di Riau. Karena di sini banyak pelabuhan rakyat mau pun pelabuhan tikus yang dijadikan sebagai pintu masuk penyeludupan narkoba,†terang mantan Dir Resnarkoba Polda Bangka Belitung itu.
Jalan Pelajar Bagan Batu dipenuhi sampah dan bangkai hingga menimbulkan bau menyengat. Warga mendesak pemerintah…
Aryaduta Hotel Pekanbaru menghadirkan paket Iftar Arabic Delight dengan 101 menu Nusantara dan Arab, lengkap…
Pemko Pekanbaru menargetkan pembersihan 900 km drainase dan saluran air tahun ini untuk mendukung program…
Bupati Rohul menebar 3.000 bibit ikan di Lubuk Larangan Desa Kabun untuk mendukung ketahanan pangan,…
UIN Suska Riau meraih penghargaan Terbaik III Produktivitas BMN 2025 dari KPKNL Pekanbaru atas komitmen…
Polda Riau memburu pelaku penembakan gajah Sumatera di Ukui. Polisi menemukan proyektil peluru dan memeriksa…