Categories: Riau

Minta Penyerahan Gedung Eks PON Dipercepat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Persoalan gedung bekas pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Riau 2012, kembali menjadi sorotan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau Fraksi PAN, Mardianto Manan. 

Untuk kedua kalinya, sejak tahun lalu, politikus asal Kabupaten Kuantan Singingi ini meninjau aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang berada di Universitas Islam Riau (UIR).

Hasilnya cukup mengecewakan. Di mana saat kunjungan Mardianto mendapati bagian gedung yang sudah tidak layak. Seperti atap yang bocor hingga cat yang sudah mengelupas. 

Kondisi itu serupa pada tiga gedung yang ditumpangkan oleh Pemprov Riau di area Kampus UIR tersebut. Di antaranya gedung untuk venue gulat, voly dan panahan.

Kepada wartawan, Mardianto menuturkan, sesaat setelah dilantik menjadi anggota dewan, dirinya langsung melakukan inspeksi ke sana. Kondisinya memang sangat tidak terawat. 

Namun pihak kampus tidak bisa melakukan pembenahan lantaran aset gedung tersebut masih berstatus milik Pemprov Riau. Di sisi lain, pemprov selalu pemilik aset juga tidak ada menganggarkan biaya perawatan.

"Ini kan sangat sayang sekali. Aturannya bisa digunakan secara layak untuk kegiatan positif, namun karena tidak jelas kepemilikannya dan pemprov juga tidak merawat jadi sia-sia,” ucap Mardianto Manan, Selasa (31/5).

Ditambahkan dia, pada pertemuan lalu, dirinya langsung menyampaikan aspirasi tersebut dihadapan Gubernur Riau Syamsuar pada momentum paripurna DPRD Riau. Ia meminta agar aset gedung dihibahkan kepada pihak UIR. 

Sehingga bisa dilakukan pembenahan dan dimanfaatkan. Beberapa hari setelah disampaikan, tim dari pemprov darang ke UIR untuk meninjau.

"Setelah itu ada surat dari gubernur yang saat itu ditandatangani Pak Sekda. Isinya kurang lebih sepakat menyerahkan aset gedung ke pihak UIR tapi dengan lima poin catatan,” sambung Mardianto.

Ketika mendapat surat, pihak kampus, dikatakan Mardianto langsung memenuhi kelima poin persyaratan. Namun setahun setelah syarat itu dipenuhi, masih belum ada tanda aset gedung bakal dihibahkan. 

Dirinya kembali mendesak pemprov untuk dapat merealisasikan janji dimaksud. Agar, gedung yang ada saat ini dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan dan kegiatan lainnya.

"Itu saya lihat gedung sudah banyak yang lapuk. Kalau tidak segera dibenahi bisa ambruk dan memakan korban. Apa mesti memakan korban dulu? Kan tidak?" tanyanya heran.(nda)

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Tragis! Perempuan 21 Tahun Tewas saat Bungee Jumping Diduga Karena Tali Belum Terpasang

Seorang perempuan berusia 21 tahun tewas saat bungee jumping di Brazil. Polisi menyelidiki dugaan kelalaian…

9 jam ago

Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Sukses Taklukkan Dong Tian Yao

Alwi Farhan sukses menjuarai Australia Open 2026 setelah mengalahkan Dong Tian Yao dan mengakhiri periode…

9 jam ago

Pemkab Bengkalis Ajukan Kerja Sama e-Ticketing RoRo ke DPRD

Pemkab Bengkalis mengajukan kerja sama pengelolaan e-ticketing RoRo guna meningkatkan pelayanan, mengurangi antrean, dan mengoptimalkan…

9 jam ago

Peringati Hari Lingkungan Hidup, UIN Suska Riau Tebar Benih Ikan dan Perkuat Komunikasi Publik

UIN Suska Riau menggelar penebaran benih ikan dan penguatan komunikasi publik sebagai wujud kepedulian lingkungan…

10 jam ago

Pemeliharaan Jalan Tol Permai Berlangsung, Pengguna Jalan Diminta Berhati-hati

Hutama Karya melakukan pemeliharaan di sejumlah titik Tol Pekanbaru–Dumai untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna…

10 jam ago

Belgia Bidik Awal Sempurna, Mesir Jadi Ujian Pertama di Grup G

Belgia menargetkan kemenangan atas Mesir pada laga perdana Grup G Piala Dunia 2026 demi membuka…

10 jam ago