Pj Bupati Inhil H Herman memperlihatkan dokumen MoU dengan Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kementan RI, Rabu (28/2/2024).
TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kementan RI.
MoU ini ditandatangani langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Inhil H Herman dan Kepala BSIP Prof Dr Ir Fadjry Djufry MSi di Jakarta, Rabu (28/2) siang.
Ada beberapa poin penting yang dimuat dalam MoU tersebut. Diantaranya, tentang penerapan standar instrumen pertanian pada pengembangan Tanaman Pangan dan Holtikultura.
Kemudian, perjanjian kerjasama antara Pemkab Inhil dan BSIP Riau tentang penerapan standar instrumen perkebunan pada pengembangan tanaman perkebunan.
Kepala BSIP Kementan RI Prof Dr Ir Fadjry Djufry MSi, menyambut positif adanya kerja sama tersebut diatas. Dia berharap hal itu segera diimplementasi kan dilapangan.
“Ke depan, pertanian ini dari hulu ke hilirnya semua akan memiliki sertifikasi sesuai standar dan tersertifikasi,”jelasnya.
Sementara itu, Pj Bupati Inhil H Herman, menyampaikan melalui dengan kerja sama ini dia berharap dapat memberikan semangat yang kuat bagi daerah dalam mengembangkan variates unggulan.
Karena kami di Inhil, beberapa waktu yang lalu telah melakukan gerakan tanam serentak 3.000 Ha. Untuk mendukung ketahanan pangan nasional,”terang Pj Bupati.(ind)
Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan promo School Holi-Deals selama Juli 2026 dengan paket menginap lengkap untuk…
Syahrul Aidi mengecam penghadangan Ustaz Abdul Somad di Kutai Barat dan meminta aparat menjamin keamanan…
Daftar ulang SPMB SD Negeri di Pekanbaru resmi dimulai. Orang tua melengkapi berkas, sementara sekolah…
Pemkab Kepulauan Meranti resmi menerapkan manajemen talenta ASN setelah mendapat persetujuan BKN. Pengisian JPTP tak…
Kompensasi bagi 142 nelayan terdampak pencemaran Sungai Tapung mulai direalisasikan. Nelayan berharap pemulihan lingkungan segera…
Kapolda Riau menjenguk korban dugaan pengeroyokan di RS Bhayangkara dan menegaskan proses hukum akan dilakukan…