Kedatangan Surya Paloh beserta rombongan petinggi partainya ke Kantor DPP PKS, Rabu (30/10) disebut akan berdampak terhadap kinerja pemerintahan Joko Widodo.(jawapos.com)
JAKARTA (RIAUPOS.CO)-Director for Presidential Studies-DECODE UGM, Nyarwi Ahmad mengatakan, jika langkah Surya Paloh bersama gerbong Nasdem hanya sebatas memperkuat konsolidasi lintas partai politik sebagai elemen penting dalam demokrasi dinilai sangat bagus.
Namun, langkah Nasdem melakukan pertemuan dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ditujukan untuk memberikan tekanan terhadap Presiden Jokowi, maka Presiden Jokowi akan sulit menjalankan program pemerintahan.
"Namun jika langkah tersebut hanya ditujukan untuk mengkonsolidasikan ketidakpuasaan atau kekecewaan elite-elite parpol yang tidak dapat jatah menteri dalam kabinet Jokowi maka itu jelas akan merepotkan Pemerintahan Jokowi," ucap Nyarwi Ahmad kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (31/10).
Tak hanya itu, langkah Nasdem bertemu dengan PKS juga dinilai ingin memperkuat narasi kebangsaan di panggung politik Indonesia.
"Konsolidasi ini tampaknya tidak hanya untuk penguatan visibilitas peran parpol dalam panggung politik Indonesia, namun juga penguatan mainstreaming narasi kebangsaan. Ada trend menarik atau baru, konsolidasi antar parpol Pasca Pilpres," kata Nyarwi.
Editor: Deslina
Sumber: Jawapos.com
Polsek Kuantan Mudik menertibkan PETI di areal PT KTBM dan memusnahkan lima rakit tambang ilegal…
Pemkab Bengkalis mengusulkan lima lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dengan konsep pendidikan terpadu bertaraf internasional.
Wabup Rohul meninjau UPTD PAB Ujungbatu dan meminta PLN segera menstabilkan pasokan listrik demi layanan…
Pawai Waisak di Pekanbaru berlangsung meriah dengan 3.000 peserta dan 12 mobil hias meski sempat…
Polisi mengungkap kasus pembunuhan sopir truk Minyakita di Pekanbaru. Rekan kerja korban diduga menjadi otak…
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.