Categories: Politik

KARIB Yakini Syamsuar Profesional dan Tak Jual Beli Jabatan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Koalisi Riau Bersatu (KARIB) yang pada Pilkada 2018 lalu merupakan gabungan partai politik pengusung pasangan Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi dan Wakil Gubernur Riau Brigjen TNI (Purn) H Edy Natar Nasution, SIP meyakini bahwa duet pemimpin Riau ini akan bersikap profesional menyusun kabinet pada mutasi jabatan eselon II, III dan IV Pemprov Riau pada bulan Agustus mendatang dan masyarakat tak perlu khawatir akan terjadi jual beli jabatan.

Demikian disampaikan Ketua Harian KARIB saat Pilkada 2018 berlangsung T Zulmizan F Assagaff di Pekanbaru, Rabu, (31/7). KARIB sendiri merupakan sinergi tiga partai politik, yaitu PAN, PKS dan Nasdem.

Dikatakan Zulmizan, dasar keyakinan itu adalah rekam jejak (track record) Syamsuar sendiri sebagai birokrat senior yang kaya pengalaman dan mantan kepala daerah dua periode di Siak telah terbukti selalu bersikap profesional dan mampu menyusun, menyeleksi, mengawasi,  mengendalikan dan mengevaluasi jajarannya dengan baik.

"Jadi, mari kita beri kesempatan kepada Beliau menyusun kabinet yang sesuai ekspektasinya. Karena untuk pencapaian kinerja pemerintahan yang maksimal, Beliau sangat membutuhkan tim yang selain punya kemampuan tinggi, juga memahami dengan baik visi-misinya, mampu mengimbangi tuntutan ritme kerja, serta yang paling penting solid dan loyal sebagai bagian dari tim," tukas Zulmizan yang sehari-hari juga adalah Sekretaris DPW PAN Riau.

Kepada jajaran aparatur Pempro Riau, Zulmizan meyakinkan bahwa tidak perlu khawatir, resah atau galau. Jika memang memenuhi kriteria dan terbukti mampu performed dan diyakini bisa loyal, tentu Gubri akan mempertimbangkan dan memprioritaskan. "Karena prinsip mendasar dalam manajemen, yaitu 'one team, one vision and one goal' akan sangat menentukan soliditas dan pencapaian target performa," katanya.

Zulmizan juga mendukung pernyataan Syamsuar yang menjamin tidak akan terjadi jual-beli jabatan dalam proses ini. Segenap mantan tim pemenangan Syam-Edy, baik dari unsur partai maupun relawan harus terus mendukung, mengawal dan menjaga agar duet ini sukses dan mampu membangun good governance (kepemerintahan yang baik) dan clean government (pemerintahan yang bersih) di Riau yang harus tercermin dari keteladanan pemimpinnya. (rls/eko)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Hujan Deras Guyur Pasirpengaraian, Upacara HUT ke-27 Kabupaten Rohul Sempat Tertunda

Pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) di Halaman Kantor…

13 jam ago

Pemkab Kepulauan Meranti Lelang Aset Daerah Senilai Rp1,91 Miliar

Pemkab Kepulauan Meranti melalui BPKAD kembali melelang barang milik daerah (BMD) senilai Rp1,91 miliar secara…

14 jam ago

LAM Riau Gelar Tepuk Tepung Tawar Sambut Kedatangan Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat

Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat resmi tiba di Pekanbaru dan disambut dengan jajar hormat,…

2 hari ago

Momentum HUT ke-27 Kuansing, Tokoh Masyarakat Marwan Yohanis Minta Putus Mata Rantai Persoalan Hukum

Mantan Ketua DPRD Kuansing Marwan Yohanis memberikan catatan kritis pada momentum HUT ke-27 Kabupaten Kuansing…

2 hari ago

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

2 hari ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

3 hari ago