intelektualitas-ahy-jadi-alasan-akademisi-ramai-gabung-demokrat-riau
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Demokrat Riau tengah menyusun kepengurusan masa bakti 2021-2026. Dibawah kepemimpinan Agung Nugroho sebagai Ketua DPD, banyak kader baru yang bergabung. Salah satunya dari kalangan akademisi muda bergelar Doktor.
Ketua DPD Demokrat Riau Agung Nugroho menuturkan, pelantikan pengurus DPD bakal digelar dalam waktu dekat. Untuk itu pihaknya tengah menyiapkan nama-nama pengurus. Termasuk juga mengkolaborasikan nama-nama pengurus lama dengan pengurus baru yang di dominasi kalangan muda-mudi.
"Iya memang sekarang kami tengah merampungkan nama-nama pengurus yang akan bekerja pada periode 2021-2026 nanti. Kami juga memberikan jabatan strategis untuk akademisi muda yang bergabung. Kami kolaborasikan dengan harapan semakin solid untuk menyambut pemilihan 2024," tuturnya, Senin (31/1/2022).
Adapun nama akademisi yang bergabung, diantaranya Dr Jupendri SSos MIKom, Dr Ririn Handayani SIP MM, Irma Kusuma Salim MPsi Psikolog dan Indra Fatwa SH MH. Agung menjelaskan, para akademisi ini ada yang diamanahkan menjabat Kepala BPOKK hingga Ketua Bapilu. Menurut dia, peletakan ini sejalan dengan strategi Demokrat untuk meningkatkan kualitas SDM kader saat ini.
"Ya memang alasan dari teman-teman akademisi ini beragam bergabung ke Demokrat. Salah satunya karena melihat sosok Ketum PD Mas AHY yang sangat intelektual dan sangat peduli terhadap kualitas akademik negara kita ini," pungkasnya.
Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
Satpol PP-PKP Kabupaten Kuansing menjaring enam wanita penghibur (LC) dan menyita miras dalam razia pekat…
Kabupaten Kepulauan Meranti menghadapi tantangan besar pengelolaan sampah, di mana dari 85 ton timbulan sampah…
Sebanyak enam bakal calon penghulu yang sempat gagal pada tahap pertama mengikuti tes mengaji susulan…
Pengecoran jalan akses Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang selesai 100 persen dan kini memasuki…
Sebanyak tujuh unit gudang di Kawasan Pergudangan Avian Jalan Siak II Pekanbaru ludes terbakar pada…
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara penyaluran program Makan Bergizi Gratis bagi 39 ribu penerima…