Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menyerahkan kepada kepada masing-masing partai pendukung paslon 02 itu terkait nasib Koalisi Indonesia Adil dan Makmur. Partai mempunyai wewenang tetap bertahan atau berpisah dari Koalisi Indonesia Adil dan Makmur
Hal itu seperti diungkapkan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman setelah tokoh politik dari Koalisi Indonesia Adil dan Makmur menggelar pertemuan dengan Prabowo di kediaman eks Danjen Kopassus itu, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (28/6/2019).
’’Kalau tadi kami bicara, karena sudah ada putusan MK, secara logika, ya, berarti koalisi ini diserahkan kepada sikap masing-masing partai,’’ kata Sohibul ditemui setelah bertemu dengan Prabowo, di Jakarta Selatan, Jumat.
Menurut Sohibul, akan ada perubahan nama koalisi jika partai sepakat untuk bertahan. Namun, Sohibul belum tahu nama yang bisa dipakai koalisi ini jika tetap bertahan dalam perahu yang sama.
’’Kalau sekarang formal namanya Koalisi (Indonesia Adil dan Makmur), mungkin nanti namanya kaukus apa begitu, ya,’’ ucap dia. Sebagai informasi, seluruh pimpinan partai yang masuk dalam Koalisi Indonesia Adil dan Makmur terpantau menjalin pertemuan dengan Prabowo.
Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…
Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…
Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…
Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…
BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…