JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Bobby Nasution, berpeluang besar diusung PDI Perjuangan (PDIP) di Pilkada Kota Medan 2020. Peluang itu muncul setelah partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri tersebut memutuskan tidak mengusung calon incumbent Akhyar Nasution.
PDIP berang setelah mengetahui Akhyar –yang sebelumnya merupakan kader partai banteng– loncat pagar menjadi kader Partai Demokrat.
”Kader partai harus berdisiplin dan berpolitik untuk pengabdian yang lebih besar, bukan untuk berburu kekuasaan politik,” tegas Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPP PDIP yang juga Plt Ketua DPD PDIP Sumut Djarot Saiful Hidayat kemarin.
Terkait peluang Bobby diusung PDIP, Djarot mengatakan, menantu Jokowi itu adalah kader PDIP. Menurut dia, ada yang menyatakan bahwa sinyal mengusung Bobby sudah makin kuat.
”Saya bilang bukan sinyal kuat, tapi frekuensinya makin jelas,” ungkapnya. Pengumuman rekomendasi pilkada Kota Medan akan disampaikan pada gelombang ketiga akhir bulan ini.
Sementara itu, Demokrat dan PKS dipastikan berkoalisi di Medan. Mereka akan mengusung pasangan Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi. Akhyar adalah Plt wali kota Medan sekaligus pernah menjabat wakil ketua DPD PDIP Sumut. Sedangkan Salman adalah kader PKS yang kini menjabat wakil ketua DPRD Sumut.
”Koalisi Demokrat dan PKS sudah cukup untuk mengusung paslon di Medan,” kata Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…
Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.
Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.
Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…
Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…
SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.