Massa aksi super damai Persaudaraan Alumni atau PA 212 yang sudah terkonsentrasi di sekitar Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (26/6-2019). jpnn.com
JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Jumlah massa aksi super damai Persaudaraan Alumni atau PA 212 yang sudah terkonsentrasi di sekitar Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (26/6), hanya mencapai ratusan.
Peserta datang ke lokasi untuk menggelar aksi terkait sidang putusan sengketa hasil Pilpres 2019.
Massa yang hadir ke lokasi didominasi oleh kalangan emak – emak dan anak-anak muda. Selain itu, massa juga didominasi dari kalangan PA 212, GNPF, dan FPI. Berdasarkan pantauan di lokasi, mayoritas yang massa datang mengenakan pakaian gamis.
Beberapa spanduk dan poster dibentangkan massa. Intinya, massa meminta MK bisa adil ketika memutuskan sidang sengketa hasil Pilpres.
“Kami datang untuk meminta MK tegakkan keadilan,” begitu tulisan di spanduk yang dibentangkan.
Massa membawa sebuah mobil komando ke lokasi. Mobil itu yang hendak digunakan perwakilan massa untuk berorasi di lokasi.
Jalan Medan Merdeka Barat dari Patung Kuda menuju Harmoni sepanjang satu kilometer ditutup kepolisian. Sebab, massa menduduki seluruh ruas Jalan Medan Merdeka Barat.
Di sisi lain, Jalan Medan Merdeka Barat dari Harmoni menuju Patung Kuda tidak ditutup. Polisi mengarahkan massa aksi super damai itu agar tidak menduduki kedua ruas jalan tersebut. (mg10)
Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina
Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…
Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…
BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…
Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…