Anggota Mahkamah Partai DPP PPP Abdullah Mansyur
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Anggota Mahkamah Partai DPP PPP Abdullah Mansyur mengimbau semua pihak untuk bersama-sama menjaga proses penghitungan suara Pemilu 2024. Ia tak menginginkan, ada pihak yang berupaya melakukan operasi politik yang bisa merugikan partai tertentu untuk menguntungkan partai lain pada pemilihan legislatif (Pileg) 2024.
“Upaya menjaga agar proses penghitungan tersebut berjalan sesuai aturan perlu mendapat perhatian di tengah munculnya informasi yang menyebutkan adanya operasi khusus yang terstruktur, sistematis dan massif (TSM) untuk mengurangi suara PPP dan menaikkan suara partai tertentu agar lebih besar dibanding perolehan yang sebenarnya,” kata Abdullah Mansyur dalam keterangannya, Selasa (20/1).
Abdullah Mansyur merasa khawatir adanya operasi politik untuk mengurangi suara PPP agar tak lolos ambang batas parlemen sebesar 4 persen. Sejauh ini, berdasarkan hasil real count KPU RI, PPP telah mencukupi ambang batas parlemen 4 persen.
Oleh karena itu, Abdullah Mansyur meminta kepada Pemerintah, khususnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memastikan operasi politik yang inkonstitusional tersebut tidak terjadi. Sebagai kepala Negara dan kepala pemerintahan, Presiden Jokowi memang diharapkan untuk memastikan semua proses Pemilu berjalan dengan fair dan adil, serta memastikan suara PPP tetap sesuai dengan angka perolehan sebenarnya, yaitu lebih dari 4 persen.(jpg)
Harga cabai dan bawang di Pasar Selasa Tuah Karya Panam terpantau menurun. Pedagang menyebut fluktuasi…
Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…
Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…
Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…
Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…