Categories: Politik

Komunikasi untuk Duet Prabowo-Puan Mulai Terbuka

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Opsi "mengawinkan" Prabowo Subiyanto dan Puan Maharani dalam Pilpres 2024 kini semakin terang-terangan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengakui partainya mulai membuka komunikasi dengan PDIP soal opsi menduetkan Prabowo-Puan dalam konstalasi politik lima tahunan tersebut.

Pernyataan Muzani merespons sejumlah deklarasi relawan yang mendukung ketua umum partainya itu dengan Puan selaku Ketua DPR di Pilpres 2024. Menurut dia, Gerindra dan PDIP saat ini menjalin hubungan baik sebagai mitra di parlemen.

"Kami dengan PDI sudah (komunikasi, red). Ya, dalam arti hubungan kami dengan PDIP di Senayan, di kantor kami, bagus. Jadi sebagai sebuah kemungkinan koalisi ada," kata dia Jakarta, Jumat (17/12/2021) malam.

Muzani mengaku juga memiliki komunikasi yang baik dengan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Meski demikian, dia belum memastikan kemungkinan duet Prabowo-Puan itu akan berjalan mulus.

Sebab, katanya, baik PDIP maupun Gerindra, hingga saat ini masih menunggu waktu sebelum secara resmi mendeklarasikan Prabowo dan Puan maju di Pilpres.

"Itu akan lihat waktu nanti ya, saya kira juga terus, saya sudah bertanya sama kawan-kawan PDIP juga masih menunggu waktu, semuanya menunggu waktu," kata Muzani.

Di sisi lain, lanjut Muzani, partainya hingga saat ini juga masih menunggu jawaban dari Prabowo terkait desakan agar Menteri Pertahanan itu kembali maju di Pilpres.

Menurut dia, mayoritas kader Gerindra sampai saat ini masih satu suara mendukung Prabowo menjadi capres. Animo itu terlihat di sejumlah agenda konsolidasi partai yang digelar di sejumlah daerah.

"Sampai sekarang yang kita tunggu adalah jawaban Pak Prabowo atas permintaan kami semua untuk beliau maju. Tadi kan sudah tanya sendiri, masih lama, kan begitu, jadi kita pun menunggu," katanya.

Prabowo dan Puan santer diisukan maju di Pilpres 2024. Sejumlah kelompok relawan bahkan sempat mendeklarasikan keduanya maju sebagai pasangan. Kelompok relawan menilai dua nama itu memiliki latar belakang cukup kuat jika dipasangkan. Terlebih, nama Prabowo kerap unggul di beberapa survei elektabilitas.

Meski begitu, PDIP teranyar belum berbicara banyak soal kemungkinan duet ketua DPP partainya dengan Prabowo. Sekjen Hasto meminta relawan yang mendeklarasikan dukungan Prabowo-Puan tidak membawa kontestasi Pilpres terlalu dini.

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Donor Darah hingga Cek Mata Gratis, Baksos IKTS Pekanbaru Diikuti Ratusan Warga

Bakti sosial IKTS Pekanbaru mengumpulkan 176 kantong darah dan melayani 250 warga untuk pemeriksaan kesehatan…

1 jam ago

Pemkab Rohul Siapkan Rp5,4 Miliar untuk Pilkades Serentak 2026 di 54 Desa

Pemkab Rohul menyiapkan Rp5,4 miliar untuk Pilkades Serentak 2026 di 54 desa. Besaran Bankeu disesuaikan…

2 jam ago

Gubernur Riau Setujui Pengalihan Jalan Pematang Reba-Pekan Heran ke Pemkab Inhu

Gubernur Riau menyetujui pengalihan aset Jalan Pematang Reba-Pekan Heran ke Pemkab Inhu. Perbaikan jalan rusak…

2 jam ago

Polisi Gerak Cepat, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Tak Lama Usai Beraksi

Polsek Sukajadi menangkap dua terduga pelaku curanmor beberapa menit setelah beraksi. Keduanya diduga beraksi di…

4 jam ago

Keramat Jubah Merah Melaju Kencang, Juara Rayon IV Gunung Toar Berhasil Diraih

Jalur Keramat Jubah Merah asal Muaro Sentajo berhasil menjadi juara Pacu Jalur Rayon IV Gunung…

5 jam ago

Jembatan Ambruk Sejak April, Jembatan Sementara di Jalan Nelayan Hampir Rampung

Jembatan sementara di Jalan Nelayan, Rumbai, hampir rampung setelah jembatan lama ambruk pada April. Warga…

6 jam ago