rocky-gerung-airlangga-melengkapi-figur-besar-di-partai-golkar
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pengamat politik Rocky Gerung menyebut Partai Golkar sebagai model paling bagus sebuah partai politik yang dimiliki Indonesia. Menurutnya, Golkar bisa disebut juga sebagai golongan akal pikiran.
"Ada Golkar yang sebetulnya model paling bagus di Indonesia. Karena dia jadi melting pot (tempat peleburan) dari semua kepentingan dan beroperasi di dalam keterbukaan informasi,” kata Rocky Gerung dalam sebuah diskusi di Jakarta, Ahad (16/4/2022).
Rocky menambahkan, sebagai partai yang tempat bercampurnya semua kepentingan politik, wajar jika Golkar sering mengalami konflik internal. Namun, ia memuji Golkar yang selalu mampu memunculkan solusi atas perang kepentingan kader-kadernya.
“Golkar itu setiap kali berantem, berkelahi, ga ada soal. Tapi selalu ada solusi di situ, bukan lalu bikin tandingan di situ,” tegas Rocky Gerung.
Rocky juga menyebut partai berlambang pohon beringin sebagai partai yang secara teknis sudah terdidik mengatasi masalah teknokratik. Bahkan, Golkar bisa menitipkan pikirannya di luar partai Golkar.
"Tapi ada satu hal yang nanti akan dilengkapkan pada Pak Airlangga. Memang Golkar adalah partai besar, tanpa figur besar,” ujar Rocky.
Menurutnya, wajar Golkar besar sebagai partai, tetapi jarang memunculkan figur yang sangat besar. Hal itu terjadi karena pikiran dan ide yang diperjuangkan Golkar bisa dititipkan pada tokoh lain di luar Golkar.
Editor: Eka G Putra
Harry Kane menolak dibandingkan dengan Erling Haaland jelang laga Inggris vs Norwegia dan optimistis The…
Polsek Mandau menangkap pria berinisial MR dalam kasus dugaan peredaran sabu. Polisi menyita 32 paket…
Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru makin ketat. Sebanyak 120 atlet muda masih…
Pembangunan Sekolah Rakyat di Kuansing telah mencapai 82 persen. Plt Bupati Muklisin meminta kontraktor menjaga…
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…