Categories: Politik

LSI: Ada Banyak Indikator yang Bakal Ganjal Prabowo di 2024

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyebutkan ada sejumlah hal yang akan mengganjal Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto jika kembali menjadi calon presiden di Pilpres 2024 mendatang.

Salah satu isu yang akan menyerang Prabowo yakni tentang dugaan pelanggaran HAM penculikan aktivis 1998 silam. Hal lain yang jadi ganjalan yakni barisan sakit hati usai Pilpres 2019 lantaran Prabowo bergabung dengan kabinet Presiden Joko Widodo.

Menurut Peneliti LSI Adjie Alfaraby, kasus pelanggaran HAM 1998 akan terus mengganjal Prabowo sejak Pilpres 2009 hingga 2024. Adjie mengatakan hal itu seolah tak lepas dari Prabowo jika ikut kontestasi politik.

"Kita tidak tahu siapa yang memunculkan isu ini, tapi selalu muncul dan selalu dikaitkan dengan Pak Prabowo dalam setiap momentum politik. Ini satu kaitan sejarah yang tidak pernah lepas dari Pak Prabowo," kata Adjie dalam konferensi pers virtual, Kamis (17/6/2021).

Hal lain yang menjadi ganjalan yakni pemilih yang awalnya mendukung pada 2019. Menurut Adjie, para pemilih yang masuk dalam kelompok "Anti-Jokowi" ini dapat berbalik melawan Prabowo.

Mereka bisa melakukan itu lantaran merasa dikhianati oleh langkah Prabowo yang bergabung dengan koalisi pemerintah usai Pilpres 2019. Menurut Adhie, langkah Prabowo menjadi Menteri Pertahanan sangat membekas di benak para mantan pemilihnya di Pilpres 2019.

"Ada kemungkinan resistensi Prabowo di segmen pemilih yang awalnya dukung Prabowo di 2019, mereka yang bisa kita bilang sebagai kelompok pemilih anti-Jokowi di 2019 akhirnya bisa berbalik melawan Prabowo," ujar Adjie.

Problem lain yang kemungkinan dihadapi Prabowo yakni soal kasus korupsi benih lobster atau benur yang dilakukan Edhy Prabowo. Menurut Adjie, itu akan menjadi ganjalan mengingat Edhy merupakan orang dekat Prabowo.

Ganjalan Prabowo yang lainnya yakni publik bosan dengan sosok Ketum Gerindra itu, lantaran telah berulang kali menjadi peserta pilpres.

"Kita sering dengar 'lo lagi lo lagi', 'Prabowo lagi Prabowo lagi'. Memang memunculkan satu pesimisme, satu hal secara psikologis yang sulit dibantah oleh Prabowo karena aura kekalahan yang dilihat oleh publik," jelas Adjie mengakhiri.

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

52 Jalur Siap Bertanding di Pacu Jalur Mini Kuansing, Ini Total Hadiahnya

Sebanyak 52 jalur telah mendaftar Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Total…

13 jam ago

Ingin Staycation Saat HUT RI? Hotel Dafam Pekanbaru Punya Promo Menarik

Hotel Dafam Pekanbaru menghadirkan promo Merdeka Staycation Rp545.081 per malam. Tamu juga mendapat Es Merah…

14 jam ago

Pemko Pekanbaru Gencar Perbaiki Jalan, DPRD Ingatkan Soal Aspal Cepat Rusak

DPRD Pekanbaru mengapresiasi perbaikan jalan yang dikebut Pemko, namun meminta kualitas dijaga setelah ditemukan sejumlah…

14 jam ago

Pacu Jalur 2026 Segera Dimulai, Empat SPBU Kuansing Jadi Prioritas Tambahan BBM

Pacu jalur Kuansing 2026 diprediksi menarik puluhan ribu pengunjung. Pemkab memastikan pasokan Pertalite dan solar…

14 jam ago

Ketua Kwarcab Pekanbaru Sulastri Raih Lencana Darma Bakti dari Kwarnas

Ketua Kwarcab Pekanbaru Sulastri meraih Lencana Darma Bakti dari Kwarnas. Penghargaan diberikan atas dedikasinya membina…

14 jam ago

Rumah Warga di Jalan Tanjung Harapan Tembilahan Terbakar, Ini Kondisi Penghuninya

Rumah warga di Jalan Tanjung Harapan, Tembilahan, terbakar Kamis sore. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet…

20 jam ago