Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko.
“Penting enggak sih sebenarnya rekonsiliasi? Kan semuanya sudah selesai, masyarakat sudah baik-baik saja di bawah. Menurut saya hal yang sudah normal sebenarnya jadi tidak terlalu penting lah itu dibicarakan lagi,†ucap Moeldoko.
Wakil ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf itu pun menilai, kalaupun pertemuannya itu terjadi, maka hanya persoalan waktu saja. Namun kembali lagi, ketika semua sudah berjalan normal, hal itu bukan lagi menjadi prioritas.
Mantan panglima TNI itu tidak ingin bangsa ini terjebak pada hal yang tidak substansial. Sementara tantangan ke depan bukan hanya persoalan politik. Ada masalah pendidikan, hingga kesejahteraan masyarakat.
“Nanti kita semuanya hanya terjebak di situ (isu rekonsilisasi), kita menjadi enggak maju-maju. Jangan justru kata-kata rekonsiliasi ini malah menghambat, seolah-olah bangsa ini terjadi sesuatu yang luar biasa,†jelas Moeldoko.
Untuk itu dia mengimbau soal rekonsilisasi ini jangan terlalu dibesar-besarkan. Moeldoko juga khawatir agenda tersebut nantinya hanya sebatas negosiasi politik demi kepentingan kelompok tertentu saja.
Terduga dalang pembakaran jaring nelayan di Panipahan, Rohil, ditangkap polisi setelah buron ke Sumatera Utara.
Pemprov Riau mengajukan tambahan kuota 99.700 KL biosolar dan 99.556 KL pertalite karena kebutuhan BBM…
Sebanyak 46 tim siap bertanding di Riau Pos-Honda Student Basketball League 2026 Pekanbaru Series pada…
PLN UP3 Rengat meresmikan SPKLU di Bank Mandiri Rengat untuk memudahkan pengisian daya sekaligus mendorong…
sebanyak 20.800 murid SD dan SMP Negeri di Pekanbaru akan menerima seragam gratis. Penyaluran ditargetkan…
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengganggu penerbangan Pekanbaru-Jakarta. Sebanyak 34 penerbangan dari Bandara SSK II…