Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko.
“Penting enggak sih sebenarnya rekonsiliasi? Kan semuanya sudah selesai, masyarakat sudah baik-baik saja di bawah. Menurut saya hal yang sudah normal sebenarnya jadi tidak terlalu penting lah itu dibicarakan lagi,†ucap Moeldoko.
Wakil ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf itu pun menilai, kalaupun pertemuannya itu terjadi, maka hanya persoalan waktu saja. Namun kembali lagi, ketika semua sudah berjalan normal, hal itu bukan lagi menjadi prioritas.
Mantan panglima TNI itu tidak ingin bangsa ini terjebak pada hal yang tidak substansial. Sementara tantangan ke depan bukan hanya persoalan politik. Ada masalah pendidikan, hingga kesejahteraan masyarakat.
“Nanti kita semuanya hanya terjebak di situ (isu rekonsilisasi), kita menjadi enggak maju-maju. Jangan justru kata-kata rekonsiliasi ini malah menghambat, seolah-olah bangsa ini terjadi sesuatu yang luar biasa,†jelas Moeldoko.
Untuk itu dia mengimbau soal rekonsilisasi ini jangan terlalu dibesar-besarkan. Moeldoko juga khawatir agenda tersebut nantinya hanya sebatas negosiasi politik demi kepentingan kelompok tertentu saja.
Agung Toyota membuka program trade in New Hilux di Riau. Konsumen dapat menukar mobil lama…
Pawai Gebyar Scooter Lancang Kuning ke-16 di Bengkalis berlangsung meriah dengan peserta dari berbagai provinsi…
SSB PTPN IV Regional III juara Liga TOPSkor Pekanbaru 2026 dan berhak mewakili Riau pada…
Galeri24 Pegadaian menghadirkan Promo Kicau dengan diskon 1,5 persen untuk pembelian emas batangan selected item…
ICW menyoroti pengadaan 80 ribu pikap Kopdes Merah Putih yang diduga memiliki potensi rente hingga…
Sekitar 48 ribu warga Kota Padang masih menganggur. Pemko memperkuat pelatihan berbasis kebutuhan industri untuk…