Peserta Yudisium I Tahun 2025 untuk Program Magister Manajemen foto bersama di Aula Lantai 5 Kampus 2 Institut Bisnis dan Teknologi (IBT) Pelita Indonesia, Sabtu (26/7/2025) .
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suasana haru dan semangat terasa hangat di Aula Lantai 5 Kampus 2 IBT Pelita Indonesia, Sabtu (26/7), saat 64 lulusan Program Magister Manajemen dikukuhkan dalam Yudisium I Tahun 2025.
Mereka secara resmi menyandang gelar Magister Manajemen (MM), menandai selesainya perjuangan akademik dan awal langkah baru menuju dunia profesional.
Prosesi yudisium dipimpin langsung oleh Rektor IBT Pelita Indonesia, Prof Dr Amries Rusli Tanjung SE MM Ak, sementara pembacaan surat keputusan dilakukan oleh Dekan Fakultas Bisnis, Dr Layla Hafni SE MM.
Wakil Rektor I, Prof Dr Teddy Chandra SE MM, memberikan pesan penuh motivasi kepada para lulusan. Ia berharap mereka tak berhenti belajar dan terus mengembangkan keilmuan, seiring dengan dinamika dunia bisnis yang terus berubah.
“Kami ingin para lulusan tetap haus ilmu, berwawasan luas, dan mampu menjawab tantangan bisnis masa kini dan masa depan,” ujar Prof Teddy.
Dalam suasana penuh apresiasi, Isnaini MM sebagai perwakilan lulusan mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan layanan pendidikan yang diberikan civitas akademika IBT Pelita Indonesia.
“Selama masa studi, kami merasakan dukungan penuh dari dosen dan staf kampus. Semoga kami bisa menjadi duta kampus ini, merekomendasikannya kepada keluarga dan rekan sebagai pilihan pendidikan yang berkualitas,” ungkap Isnaini.
Yudisium ini bukan sekadar seremoni, tetapi tonggak penting yang membuka lembaran baru dalam perjalanan karier para alumni. Dengan bekal ilmu manajemen yang telah diperoleh, mereka diharapkan menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif, baik di dunia kerja maupun masyarakat luas.
MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…
Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…
Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…
Pemprov Riau mewajibkan investor menyimpan dana di BRK Syariah sebagai langkah memperkuat bank daerah dan…
Pedagang mendesak Pasar Bawah Pekanbaru segera dioperasikan sebelum Ramadan setelah dua tahun revitalisasi belum juga…
Pemkab Rohul menggratiskan pendidikan atlet difabel Niken hingga Paket C serta memberi uang pembinaan atas…