NIDIA JUNITA
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kepala Sekolah Dasar Muhammadiyah (SDM) IV Pekanbaru Nidia Junita SPd kepada Riau Pos, menyebutkan, ecobricks adalah botol plastik yang dikemas padat dengan plastik bekas yang bersih dan kering. Ecobricks dapat dimanfaatkan membuat blok bangunan, membuat kursi dan meja.
‘’Seharusnya kita melaksanakan gelar karya, karena waktunya mepet akhirnya tertunda dilaksanakan. Terpenting P5 tersebut bukan hasil akhir yang kita cari tetapi proses dari P5 tersebut,’’ papar Nidia.
Hal ini disampaikannya, dalam upaya realisasi P5 yaitu, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), dipelajaran semester 1. Dengan tema pengolahan sampah. Dimana, murid diajarkan untuk membuat ecobricks. Yang diikuti dimulai dari kelas 1,2 kemudian kelas 4 dan 5 mendaur ulangnya.
Alasannya mengambil tema tersebut karena sampah itu banyak yang dibuang begitu saja. ‘’Sekarang ini biar anak-anak tahu bahwa sampah itu walaupun plastik, botol bisa didaur ulang. Sampah tersebut dipilah, dipisahkan. Nanti anak tersebut akan tahu kegunaannya,’’ paparnya.(nto)
Sebanyak 760 warga binaan Lapas Tembilahan menerima remisi Idulfitri 1447 H, dua di antaranya langsung…
Hujan deras tak surutkan antusias warga Pekanbaru Salat Idulfitri bersama wali kota. Lokasi dipindah ke…
Hilal belum terlihat, Arab Saudi tetapkan Syawal Jumat 20 April 2026
Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…
Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…
Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…