Siswa MAN 2 Pekanbaru saat mengibarkan bendera merah putih memperingati Hari Pendidikan Nasional, Kamis (2/5/2024).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru Drs H Syahrul Mauludi MA menjadi Pembina upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pekanbaru, Kamis (2/5).
Tampak Kepala MAN 2 Pekanbaru Ghafardi SAg MPdI dan seluruh guru serta ratusan siswa MAN 2 Pekanbaru.
Usai upacara memperingati Hardiknas, siswa MAN 2 Pekanbaru kembali belajar seperti sediakala.
Kakankemenag Kota Pekanbaru Drs Syahrul Mauludi MA dalam amanat Menteri Pendidikan memberikan apresiasi bahwa pendidikan di Indonesia beberapa tahun terakhir selesai covid, betul-betul berubah lebih menggunakan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IT).
Kemudian dia mengatakan, bahwa IT dianggap hal yang tidak baru lagi tetapi sudah biasa diaplikasikan oleh madrasah. Madrasah sudah dianggap bisa membaca IT yang terus bekembang. Kemudian pembelajaran merdeka belajar adalah kegiatan yang terus mengikuti perkembangan, salah satunya mengikuti lajunya IT.
Ia memandang madrasah merupakan lembaga pendidikan yang cukup mampu bersaing. Sudah menjadi pilihan utama masyarakat sehingga kualitas pendidikan madrasah itu harus tetap dijaga.
Kepala MAN 2 Pekanbaru Ghafardi SAg MPdI melalui Wakil Kepala Bidang Humas Efni Novita M PKim sangat mengapresiasi pelaksanaan peringatan Hari Pendidikan Nasional. ‘’Mari jadikan momen ini bermakna bagi siswa untuk semangat belajar,’’ paparnya.(nto/c)
Laporan Herianto Baserah, Pekanbaru
Agung Toyota membuka program trade in New Hilux di Riau. Konsumen dapat menukar mobil lama…
Pawai Gebyar Scooter Lancang Kuning ke-16 di Bengkalis berlangsung meriah dengan peserta dari berbagai provinsi…
SSB PTPN IV Regional III juara Liga TOPSkor Pekanbaru 2026 dan berhak mewakili Riau pada…
Galeri24 Pegadaian menghadirkan Promo Kicau dengan diskon 1,5 persen untuk pembelian emas batangan selected item…
ICW menyoroti pengadaan 80 ribu pikap Kopdes Merah Putih yang diduga memiliki potensi rente hingga…
Sekitar 48 ribu warga Kota Padang masih menganggur. Pemko memperkuat pelatihan berbasis kebutuhan industri untuk…