Dosen Prodi Pendidikan Kimia FKIP Unri foto bersama siswa SD, MTs hingga SMA di Tapung Hilir usai acara
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suasana Desa Kijang Makmur, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, berubah meriah pada 25–26 September 2025. Ratusan siswa dari tingkat SD, MTs hingga SMA terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan Pendidikan Kimia Mengabdi 2025 yang digelar Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Riau (Unri).
Mengangkat tema “Mewujudkan Generasi Kreatif, Inovatif, dan Berdaya Saing Berlandaskan Green Chemistry”, acara ini bukan sekadar memberi edukasi, tetapi juga menanamkan kepedulian lingkungan. Semangatnya sejalan dengan program “Gurindam Gerakan Riau Rindang dan Bermarwah” dari Pemerintah Provinsi Riau.
Hari pertama dibuka dengan seremoni meriah, atraksi kimia, hingga aksi penghijauan yang melibatkan dosen, guru, mahasiswa, dan siswa. Pada hari kedua, kegiatan tersebar di tiga lokasi berbeda. Di SMAN 2 Tapung Hilir, dilaksanakan ujian tertulis, workshop guru tentang pemanfaatan Artificial Intelligence, serta training motivasi mengenai dampak media sosial. Sementara itu, di MTs Jami’ Al-Kautsar digelar atraksi sains dan permainan edukatif. Adapun di SDN 010 Kijang Makmur, fokus kegiatan pada pola hidup sehat, lomba Ranking 1, serta penanaman pohon.
Tak hanya kegiatan, Prodi Pendidikan Kimia juga menjalin kerja sama dengan Desa Kijang Makmur dan SMAN 2 Tapung Hilir. Kerja sama ini menitikberatkan pada peningkatan kompetensi guru, siswa, hingga masyarakat di bidang pendidikan dan pengabdian. Acara turut dihadiri Camat Tapung Hilir, Kepala Desa, para kepala sekolah, serta jajaran dosen dan mahasiswa Unri.
Kepala Desa Kijang Makmur, Muhammad Jadid Rambe, mengapresiasi kegiatan tersebut. “Program ini bukan hanya edukasi, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian lingkungan yang sangat penting bagi masyarakat kami,” ujarnya.
Koordinator Prodi Pendidikan Kimia, Sri Haryati SPd MSi, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara. “Semoga program ini memberi manfaat luas, menumbuhkan kesadaran sains sekaligus cinta lingkungan bagi generasi muda,” katanya.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen FKIP Unri dalam melahirkan generasi unggul dan peduli lingkungan, sejalan dengan visinya menuju fakultas riset bermartabat di Asia Tenggara pada 2035.(nto)
Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…
Dinas Perdagangan Kampar gelar operasi pasar di enam titik dengan menyediakan kebutuhan pokok harga terjangkau…
Steam Line dan Sanitary Valve berperan penting mengatur aliran uap (untuk pemanasan/sterilisasi) sekaligus menjamin standar…
Server e-kinerja Pemkab Kepulauan Meranti sempat lumpuh akibat kapasitas penyimpanan penuh, Diskominfotik siapkan peningkatan infrastruktur.
Harga kelapa di Inhil turun hampir 40 persen jadi Rp2.700/kg. Petani terpukul jelang Lebaran dan…
Jembatan Sungai Sinambek yang sempat ditutup karena rusak parah kembali dibuka warga, Bupati Kuansing ancam…