PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Sains dan Teknologi Indonesia (USTI) melaksanakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 yang berlangsung pada 24, 25, dan 27 September. Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Generasi Unggul, Berkarakter, Berbudaya Melayu, Berdaya Saing Global dalam Bidang Sains dan Teknologi”.
Pada hari pertama PKKMB, Rabu (24/9), Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar hadir untuk memberikan motivasi kepada para mahasiswa baru. Ia menekankan pentingnya menguasai sains dan teknologi sebagai bekal masa depan.
“Sains dan teknologi akan memimpin dunia di masa depan. Karena itu, saya mengajak mahasiswa USTI untuk kuliah dengan sungguh-sungguh,” ucapnya.
Rektor USTI, Associate Prof Dr Lusiana MKom, dalam kesempatan tersebut memaparkan visi kampus menuju tahun 2035. USTI menargetkan menjadi universitas unggul dalam bidang sains dan teknologi, berlandaskan nilai Islam dan budaya Melayu, baik di tingkat nasional maupun global.
Nilai-nilai Islam seperti kejujuran, toleransi, rendah hati, dan kasih sayang, serta karakter budaya Melayu disebut sebagai fondasi utama. USTI juga memiliki misi strategis: memperkuat pendidikan tinggi, mengembangkan riset dan inovasi, membangun kemitraan nasional maupun internasional, serta meningkatkan tata kelola.
Menurut Rektor, langkah awal yang dilakukan adalah memperkuat sistem akademik dan sumber daya manusia, sekaligus membangun pondasi riset dan inovasi di bidang sains dan teknologi.(nto)
Menaker wajibkan BHR ojol dan kurir dibayar tunai minimal 25 persen, cair paling lambat tujuh…
Living World luncurkan My Living App, program loyalitas digital terintegrasi dengan promo, poin belanja, dan…
Gerakan Rakyat resmi jadi partai politik. Status Anies Baswedan belum diumumkan, fokus kini pada penyelesaian…
Disnaker Kota Pekanbaru tegaskan THR 2026 wajib dibayar penuh sebelum 8 Maret. Perusahaan dilarang mencicil,…
Sekolah di Kepulauan Meranti libur Idulfitri 16–29 Maret 2026. Kegiatan belajar kembali normal pada 30…
Sebanyak 3,4 hektare mangrove di Bengkalis dibabat untuk tambak udang. Warga khawatir abrasi pantai makin…