Categories: Olahraga

Koper Tertinggal di Kuala Lumpur

MANILA (RIAUPOS.CO)  —  Nasib sial menimpa timnas dancesport yang telah tiba di Manila, (29/11). Seluruh bagasi milik kontingen tertinggal waktu transit di Kuala Lumpur International Airport (KLIA). Hal ini diketahui setelah hampir sejam mereka menanti koper di pengambilan bagasi. Bahkan, sampai koper di carousel hampir habis, koper-koper yang berisi kostum dan segala perlengkapan itu tidak nongol.   

"Kopernya ketinggalan. Tapi nggak kita saja. Banyak (atlet dari negara lain) juga,’’ curhat manajer dancesport I Made Suparni dengan nada kalut. "Cuma pihak maskapai mau bertanggungjawab. Mereka janji koper akan diantarkan ke hotel tempat kami menginap,” lanjut dia.  

Tragedi bagasi itu terjadi disinyalir karena waktu transit sangat mepet dengan penerbangan berikutnya. Tim dancesport mendarat di KLIA sekitar 07.45 waktu setempat, lalu langsung boarding untuk flight selanjutnya ke Ninoy Aquino International Airport, Manila.

"Semoga saja cepat datang. Besok (hari ini, red) kami sudah banyak kegiatan,"kata Kadek, sapaan I Made Suparni. "Kami ada technical meeting, sedangkan anak-anak sudah waktunya uji coba lapangan. Harus tahu licinnya dance floor seperti apa dan luas lantainya seberapa," tambah dia.

Di luar kehebohan soal bagasi, kontingen Indonesia merasakan penyambutan yang hangat dari tuan rumah. Ketakutan mereka akan cerita-cerita "seram" di Filipina tidak ada. Seperti diketahui, anggota kontingen negara yang berangkat lebih dulu sempat merasakan ketidakberesan. Misalnya telantar di bandara, atau tidur di lantai hotel karena kamarnya belum siap.

Kemarin, seluruh kontingen dari berbagai negara yang tiba di ibukota Filipina mendapat sambutan begitu turun dari pesawat. Masing-masing dikalungi suvenir khas yang terbuat dari tempurung kelapa. Seremoni itu diiringi grup akustik yang memainkan lagu daerah.

"Waktu dengar berita kontingen ditelantarkan di bandara itu agak takut,"ungkap salah seorang atlet dancesport Ratu Nurchoiriah. "Tapi dengan adanya sambutan ini sedikit menghapus beberapa informasi yang kemarin kami dapat. Sempat ngerasa insecure, tapi sekarang kayaknya aman-aman saja,"imbuhnya senang.(jpg)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kabut Asap Karhutla Memburuk, 2.394 Warga Indragiri Hulu Terserang Penyakit ISPA

Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu mencatat sebanyak 2.394 warga terserang ISPA akibat kabut asap karhutla…

8 jam ago

Tembus 1.687 Pelamar di Hari Pertama, Job Fair Perdana Rohul Dibanjiri Pencari Kerja

Sebanyak 1.687 pencari kerja memadati halaman Kantor Bupati Rokan Hulu pada hari pertama Job Fair…

8 jam ago

Tim Putra SMA Darma Yudha Pertahankan Gelar Juara Honda DBL 2026 Riau

Tim basket putra SMA Darma Yudha Pekanbaru sukses mempertahankan gelar juara Honda DBL with Kopi…

9 jam ago

Menginap di Kamar Deluxe Cuma Rp455 Ribu, Hotel Mutiara Merdeka Hadirkan Paket “Koper”

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo bulanan bertajuk Paket "Koper" dengan tarif Rp455 ribu per…

2 hari ago

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Mahasiswa Pascasarjana UNRI Dampingi Guru MTsN 1 Kampar Kembangkan AI

Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika FKIP UNRI mendampingi 45 guru MTsN 1 Kampar dalam memanfaatkan ChatGPT…

2 hari ago

Sekda Inhu Zulfahmi Adrian Koordinasi dengan BKN Atasi Polemik SK 247 Kepala Sekolah

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi 247 kepala sekolah yang…

2 hari ago