FOTO BERSAMA: Tim penguji pelatih PP PTMSI Sugeng Utomo dan Sekum PP PTMSI Lilik Hanafi foto bersama atlet dan calon pelatih level I ITTF Ruslan dan beberapa penggiat olahraga tenis meja di Provinsi Riau, Ahad (28/7/2019).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pengurus Pusat Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PP PTMSI) yang dipimpin Komjen Pol Purn Drs Oegroseno SH bekerja sama dengan International Tennis Table Federation (ITTF) memberikan pelatihan kepada pelatih di Indonesia. Salah satunya pelatih asal Riau, Ruslan.
Pelatihan tahapan pertama sudah digelar Desember 2018 lalu yakni teori di ruangan, kemudian praktik di hall dan pelatihan teknik. “Untuk mendapatkan sertifikat ITTF ini setiap pelatih harus menjalani praktik 30 jam. 5 jam harus melatih atlet disabilitas, kemudian 5 jam harus praktik dengan atlet normal dan dilihat supervisi dari PP PTMSI,” ujar Sekretaris Umum PP PTMSI, Lilik Hanafi, kemarin.
Ahad (29/7), Lilik datang ke Riau bersama legenda tenis meja Indonesia Sugeng Utomo selaku supervisi PP PTMSI. Mereka meninjau praktik yang dilakukan Ruslan pelatih tenis meja Riau.
Soegeng Utomo yang melakukan supervisi ke Riau mengaku takjub dengan apa yang sudah dilakukan Ruslan. “Tugas saya melihat pelatih dalam menerapkan ilmu, mengorganisasi latihan serta mendesain latihan yang harus dilakukan menghadapi lawan yang berbeda.Hasil pantauan inilah yang akan dilaporkan ke Instruktur ITTF,” jelasnya.
Secara umum kata legenda tenis meja Indonesia ini, perkembangan tenis meja di Provinsi Riau cukup menakjubkan. “Praktik dan objek yang dilatih coach Ruslan bagus. Tinggal mematangkan beberapa hal, seperti jam terbang dan latih tanding,” jelasnya.
Sementara itu, Lilik menyebutkan pelatihan ini merupakan salah satu terobosan yang dilakukan untuk mengangkat prestasi tenis meja di Indonesia. Lilik menuturkan dengan luasnya Indonesia dari Sabang sampai Merauke, setakat ini Indonesia minim pelatih kompetensi. Indonesia baru memiliki empat pelatih berlisensi level I ITTF.
Mereka adalah Rima Vergianto yang saat ini menangani timnas NPC Indonesia, Bayu Widi, Haryono Wong (pelatih Asian Games 2018) dan Yopi Warsono. “Kerja sama dengan ITTF ini memberikan harapan baru bagi perkembangan dunia tenis meja di tanah air,” kata Lilik saat berbincang, Ahad (28/7).(das)
Polisi menangkap pemuda 18 tahun terduga pelaku curanmor di Inhu. Motor korban dicuri saat dini…
Teror monyet liar di Tembilahan Hilir, Inhil, semakin meresahkan. Hingga kini 11 warga menjadi korban…
Meninggalnya bocah 9 tahun setelah terjebak di Jalan Sontang-Duri memicu sorotan. Himarohu Riau mendesak Pemprov…
Korban gigitan monyet liar di Tembilahan Hilir bertambah menjadi 10 orang. Tim gabungan mengintensifkan pencarian…
Polres Kuansing bersama Polda Riau menindak 16 lokasi PETI dan memusnahkan 48 rakit dalam sepekan.…
Tim woodball Indonesia menjadi juara umum Piala Dunia Woodball 2026 di Malaysia dengan raihan 4…