Categories: Olahraga

Arab Saudi v Korea Selatan; Benahi Lini Depan

AR-RAYYAN (RIAUPOS.CO) – Arab Saudi yang menjadi juara Grup F Piala Asia, masih memiliki sejumlah masalah yang harus diselesaikan. Pasalnya, dalam 3 laga yang dijalani di fase grup lini depan The Green Falcons tidak terlalu tajam. Pasukan Roberto Mancini cuma mencetak 4 gol dari 3 laga.

Di sisi lain, Korea Selatan tampil ofensif di babak penyisihan grup dengan 8 gol atau 2 kali lipat produktivitas Arab Saudi. Namun, mereka kebobolan 6 gol dari 3 laga di fase grup. Ini merupakan catatan paling buruk Taeguk Warriors dalam sejarah Piala Asia.

Padahal di Piala Asia 2015 dan 2019, Korea Selatan memiliki catatan tidak kebobolan di penyisihan grup alias selalu clean sheet. Oleh karena itu, jika ingin melaju ke perempatfinal, Korsel layak memperbaiki pertahanan di laga kontra Arab Saudi di Stadion Education City, Ar-Rayyan, Selasa (30/1) pukul 23.00 WIB.

Arab Saudi menunjukkan performa yang cukup bagus di Piala Asia. Sukses memetik 2 kemenangan dan 1 hasil seri di 3 laga penyisihan, The Green Falcons berhasil menempati peringkat teratas Grup F di atas Thailand, Oman, dan Kirgistan.

Kendati begitu, produktivitas gol masih menjadi masalah utama Arab Saudi, terutama dalam penyelesaian akhir. Bahkan, saat menghadapi Thailand di laga pemungkas grup, mereka gagal mencetak gol meski membuat 17 percobaan, dengan 7 shot on goal, termasuk 1 tendangan penalti yang gagal berbuah gol.

Di sisi lain, Korea Selatan menjadi salah satu tim dengan pertahanan terburuk yang lolos ke babak 16 besar Piala Asia. Kebobolan 6 gol dari 3 laga, Taegeuk Warriors memiliki rekor kebobolan yang sama dengan Timnas Indonesia di fase grup. Hal itu pun diakui kapten Timnas Korea Selatan, Son Heung-min, sebagai catatan yang buruk. Kendati begitu, dia menegaskan yang terpenting timnya sudah lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2024, dan bakal menunjukkan performa terbaik di sistem gugur.

“Hasil di babak penyisihan grup sangat mengecewakan, tetapi yang terpenting kami sudah lolos ke babak 16 Besar Piala Asia. Kami bermain di bawah standar dan kebobolan terlalu banyak gol,” kata Son Heung-min, dikutip dari laman Yonhap News Agency. Korea Selatan memiliki peluang yang besar untuk melaju ke babak 8 besar Piala Asia.

Pasalnya, secara head to head, Son Heung-min dan kawan-kawan lebih unggul saat menghadapi Arab Saudi. Arab Saudi asuhan Roberto Mancini, diperkirakan bermain dengan formasi 3-5-2.

Duet Firas Al-Buraikan, dan Salem Al-Dawsari diprediksi jadi andalan di lini depan. Korea Selatan, di lain pihak, diperkirakan tetap mengandalkan Son Heung-min, dan Cho Gue-sung. Keduanya selalu menjadi andalan pelatih Jurgen Klinsmann, terutama karena Hwang Hee-chan masih belum fit 100 persen.(eca)

Laporan JPG, Ar-Rayyan

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

983 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB UHTP, Mendiktisaintek Tekankan Tridarma Perguruan Tinggi

Sebanyak 983 mahasiswa baru mengikuti PKKMB UHTP 2026. Kegiatan membekali mahasiswa dengan karakter, integritas, dan…

19 jam ago

Hilang Saat Memancing di Sungai Indragiri, Ahmad Diar Ditemukan Meninggal

Ahmad Diar, warga Tembilahan, ditemukan meninggal di Sungai Indragiri setelah dilaporkan hilang saat memancing di…

20 jam ago

Pemko Pekanbaru Gelar Salat Istiska di Tengah Kabut Asap Karhutla

Pemko Pekanbaru menggelar Salat Istiska untuk memohon hujan di tengah kabut asap kiriman akibat karhutla…

20 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru Menebal, Jarak Pandang Pengendara Terbatas hingga 3 Kilometer

Kabut asap Pekanbaru makin pekat Rabu pagi dengan jarak pandang 2,5-3 km dan kualitas udara…

20 jam ago

Kapal Ro-Ro Masuk Docking, Pelayanan Penyeberangan Bengkalis Dikeluhkan Pengguna

Pengguna Ro-Ro Bengkalis mengeluhkan antrean hingga 3 jam akibat pengurangan armada yang masuk docking pada…

21 jam ago

Usai Penggeledahan Kejari, Bupati Asmar Pastikan Pemerintahan Meranti Tetap Berjalan

Bupati Meranti Asmar menghormati penyidikan dugaan korupsi anggaran kendaraan dinas, BBM, dan pelumas yang ditangani…

21 jam ago