Tim Hadang Putri Riau yang diwakili Ponpes Assalam Naga Beralih Kampar foto bersama ofisial Gustrivoni (dua kiri berdiri) di Sport Center Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, kemarin.(Ponpes Assalam FOR RIAU POS)
BANDUNG (RIAUPOS.CO) — Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Nasional (Pospenas) 2019 dibuka Menteri Agama RI Jenderal (purn) Fakhrul Rozi pada Ahad (24/11) di Sport Center Arcamanik Bandung, Jawa Barat. Santri Ponpes Assalam Naga Beralih Kampar tergabung dalam kontingen Riau dan ikut cabang olahraga hadang dan nyaris menembus perdelapan final.
"Alhamdulillah, meski pertama kali mewakili Riau di tingkat nasional, anak-anak bermain maksimal mampu mengalahkan 13 provinsi lainnya sebelum akhirnya dihentikan DIY dengan skor tipis," ujar ofisial tim, Gustrivoni kepada Riau Pos. Tim Hadang Ponpes Assalam berhasil berlaga di tingkat nasional setelah menjadi juara di Kabupaten Kampar dan Provinsi Riau. Hadang adalah permainan tardisional yang lazim disebut bermain gala atau cak bor. "Kita tak punya pemain cadangan tapi mampu bermain bagus hingga ke babak ini," ujar Gustrivoni lagi. Pekan olahraga dan seni antar pondok pesantren nasional (pospenas) memainkan enam cabang olahraga yakni atletik, bolavoli, pencak silat, futsal, senam santri dan hadang.
Cabang hadang putri Ponpes Assalam menurunkan pemain Adinda Hafifatul Huda, Naiya Caiya Sahda, Nurmalasari, Riska Nabela dan Agnes Oktavia.(fiz/c)
Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…
Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…
BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…
Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…