Categories: Olahraga

Martial Dikritik sebagai Petarung Lembek

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kiper Manchester United David de Gea memang dianggap bertanggung jawab atas terciptanya dua gol Sheffield United dalam kekalahan 1-2 kemarin (28/1). De Gea rata-rata juga memperoleh rating terendah di antara starter United.

Namun, pemain United yang paling dibenci fans The Red Devils dalam laga kemarin bukan De Gea, melainkan Anthony Martial.

Striker United itu nyaris tanpa kontribusi meski diturunkan penuh. Martial tidak mampu melepaskan satu pun tembakan. Jika dirata-rata, Martial hanya melepaskan dua tembakan di setiap matchweek.

Bukan hanya itu. Penyerang 25 tahun asal Prancis tersebut selalu kalah duel dalam enam kali kesempatan. Martial juga selayaknya petarung lembek karena kehilangan bola 11 kali. Padahal, sentuhan bolanya hanya 54 kali atau salah satu yang terendah di antara starter United kemarin.

Padahal, sebelum laga, Martial punya statistik bagus melawan Sheffield United selama tahun lalu. Toto –sapaan akrabnya– memborong tiga gol kemenangan United di Old Trafford musim lalu (24/6).

Dia juga menyumbang satu gol dalam kemenangan 3-2 atas The Blades dalam pertemuan pertama musim ini di Bramall Lane (18/12).

Pandit sekaligus mantan bek United Rio Ferdinand mengkritik Martial sebagai pemain yang tidak layak disebut striker atau tumpuan gol. "Anthony (Martial) terlalu pede menganggap dialah satu-satunya harapan di lini depan karena mencetak banyak gol musim lalu (23 gol dari 48 laga di semua ajang, Red)," kata Ferdinand seperti dilansir Daily Mail.

"Saya tidak yakin Anthony (Martial) sedang menikmati bermain sepak bola melihat penampilannya hari ini (kemarin, Red)," sahut Trevor Sinclair, pandit yang eks winger timnas Inggris pada awal era 2000-an, kepada Mirror.

Manajer Ole Gunnar Solskjaer turut dikritik karena terus memanjakan Martial. Saat Marcus Rashford tidak dalam kondisi fisik prima, Solskjaer tetap memilih Martial ketimbang Edinson Cavani yang punya statistik membawa United menang setiap kali jadi starter.

Di sisi lain, psikis Martial makin terpuruk karena dia mendapat serangan rasial di media sosial bersama bek tengah Axel Tuanzebe. Bahkan, Tuanzebe yang turut "andil" atas terciptanya gol kedua Sheffield United sampai menonaktifkan akun Twitter-nya buntut dari serangan itu.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Remisi Lebaran Dibagikan, 760 Warga Binaan Lapas Tembilahan Tersenyum Bahagia

Sebanyak 760 warga binaan Lapas Tembilahan menerima remisi Idulfitri 1447 H, dua di antaranya langsung…

2 hari ago

Diguyur Hujan, Warga Tetap Antusias Salat Id Bersama Wako Pekanbaru

Hujan deras tak surutkan antusias warga Pekanbaru Salat Idulfitri bersama wali kota. Lokasi dipindah ke…

2 hari ago

Hilal Syawal Belum Terlihat Rabu Malam, Pemerintah Arab Saudi Tetapkan Idulfitri Jumat 20 Maret

Hilal belum terlihat, Arab Saudi tetapkan Syawal Jumat 20 April 2026

4 hari ago

Viral! Penjambret di Pekanbaru Rampas Uang Santunan Anak Yatim

Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…

5 hari ago

Jelang Lebaran, Jalan Teluk Leok Mulai Diperbaiki, Warga Bisa Segera Melintas

Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…

5 hari ago

Jelang Idulfitri, 2.401 Guru di Pekanbaru Dapat Insentif Ramadan

Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…

5 hari ago