NAPOLI (RIAUPOS.CO) – AC Milan memulai Liga Italia 2020-2021 dengan sangat apik. Pasukan Stefano Pioli belum terkalahkan hingga pekan kedelapan dengan catatan enam kemenangan dan dua hasil imbang.
Kemenangan teranyar Milan terjadi saat bertamu ke markas Napoli, Stadio San Paolo, Senin (23/11/2020), dini hari WIB. Milan menang telak 3-1 atas Napoli berkat dwigol Ibrahimovic (20’ dan 54’) dan Jens Petter Hauge (90+5’). Sementara itu, Napoli memperkecil kedudukan melalui gol Dries Mertens pada menit ke- 63.
Kemenangan atas Napoli mengukuhkan posisi Milan di puncak klasemen sementara Liga Italia musim ini dengan koleksi 20 poin. Milan unggul tipis dari Sassuolo (18 poin), AS Roma (17 poin), dan Juventus (16 poin).
Menurut Opta, perjalanan Milan saat ini menyerupai kampanye mereka di Liga Italia 2003-2004. Saat itu, Milan pun mengoleksi 20 poin dari delapan pertandingan pertama mereka di Liga Italia. I Rossoneri mengakhiri musim itu sebagai juara Liga Italia.
Lalu, apakah keberhasilan itu akan terulang pada musim ini? Milan memiliki peluang menjuarai Liga Italia musim ini jika menilik performa impresif Ibrahimovic dan kawan-kawan.
Selain performa impresif, motivasi Rossoneri untuk merajai Liga Italia pun sangat besar. Sebab, Rossoneri sudah lama tidak menjadi tim terbaik di kompetisi terelite di Negeri Pizza tersebut.
Milan terakhir kali menjuarai Liga Italia pada musim 2010-2011. Saat itu, Milan masih diperkuat para pemain legenda, seperti Filippo Inzaghi, Gennaro Gattuso, dan Andrea Pirlo. Mereka sekarang telah menjadi pelatih di Liga Italia musim ini.
Fakta itu menunjukkan seberapa lama Milan terpuruk di Liga Italia. Akan tetapi, Rossoneri berada di jalur yang tepat untuk mengakhiri catatan buruk tersebut.
Milan tidak memiliki pemain bintang sekarang, kecuali Ibrahimovic yang merupakan bagian dari skuad juara pada musim 2010-2011. Meski masih bertaji, Ibrahimovic sudah berumur 39 tahun sekarang sehingga tenaganya tidak bisa diandalkan Milan setiap waktu.
Alhasil, kekuatan utama Rossoneri musim ini bukanlah kemampuan individu, melainkan kerja sama tim. Milan akan mencoba mendobrak dominasi Juventus, yang mendominasi Liga Italia selama sembilan musim terakhir –setelah terakhir Milan juara– dengan kekuatan mereka sekarang.
"Kami hanya akan terus bekerja keras. Perjalanan masih sangat jauh, kompetisi masih lama akan berakhir. Tetapi menang di kandang Napoli tentu sesuatu yang istimewa," ujar asisten pelatih Milan, Daniel Bonera
Bonera memimpin Milan dalam partai tersebut karena Pioli masih harus dirawat karena positif corona. Meski tak menguasai pertandingan namun setiap melakukan serangan balik, Milan sangat berbahaya, termasuk tiga gol yang tercipta tersebut.
Sumber: Opta/News/Soccerway
Editor: Hary B Koriun
Sebanyak 52 jalur telah mendaftar Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Total…
Hotel Dafam Pekanbaru menghadirkan promo Merdeka Staycation Rp545.081 per malam. Tamu juga mendapat Es Merah…
DPRD Pekanbaru mengapresiasi perbaikan jalan yang dikebut Pemko, namun meminta kualitas dijaga setelah ditemukan sejumlah…
Pacu jalur Kuansing 2026 diprediksi menarik puluhan ribu pengunjung. Pemkab memastikan pasokan Pertalite dan solar…
Ketua Kwarcab Pekanbaru Sulastri meraih Lencana Darma Bakti dari Kwarnas. Penghargaan diberikan atas dedikasinya membina…
Rumah warga di Jalan Tanjung Harapan, Tembilahan, terbakar Kamis sore. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet…