menang-adu-penalti-atas-malaysia-indonesia-raih-perunggu
HANOI (RIAUPOS.CO) – Timnas Indonesia U-23 membawa pulang medali perunggu cabor sepak bola putra usai mengalahkan Malaysia, Ahad (22/5/2022).
Kemenangan Indonesia harus ditentukan lewat drama adu penalti dengan skor 4-3, setelah kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal.
Pertandingan Indonesia vs Malaysia di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam itu, berlangsung ketat. Di babak pertama, Indonesia tampak lebih dominan dan menciptakan sejumlah peluang. Namun hingga jeda, skor masih 0-0.
Memasuki babak kedua, Malaysia meningkatkan intensitas serangan. Tim Negeri Jiran mendapat setidaknya tiga peluang emas yang mampu digagalkan kiper Indonesia, Ernando Ari Sutaryadi.
Indonesia akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-68 setelah kerja sama apik Irfan Jauhari, Marselino Ferdinan dan Ronaldo Kwateh diakhiri nama terakhir dengan penyelesaian dingin. Indonesia unggul 1-0.
Tapi keunggulan Indonesia buyar delapan menit sebelum waktu normal berakhir. Itu setelah sepakan keras Muhammad Hadi Fayyadh di dalam kotak penalti sempat mengenai badan Rizki Ridho sehingga Ernando tak bisa mencegah terjadinya gol.
Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga 90 menit waktu normal berakhir. Laga pun dilanjutkan ke adu penalti, di mana Indonesia keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3.
Kemenangan yang jadi pelipur lara bagi Timnas Indonesia setelah disingkirkan Thailand di semifinal. Garuda Muda bawa pulang medali perunggu.
Sumber: Pojoksatu.id
Editor: Edwar Yaman
Agung Toyota membuka program trade in New Hilux di Riau. Konsumen dapat menukar mobil lama…
Pawai Gebyar Scooter Lancang Kuning ke-16 di Bengkalis berlangsung meriah dengan peserta dari berbagai provinsi…
SSB PTPN IV Regional III juara Liga TOPSkor Pekanbaru 2026 dan berhak mewakili Riau pada…
Galeri24 Pegadaian menghadirkan Promo Kicau dengan diskon 1,5 persen untuk pembelian emas batangan selected item…
ICW menyoroti pengadaan 80 ribu pikap Kopdes Merah Putih yang diduga memiliki potensi rente hingga…
Sekitar 48 ribu warga Kota Padang masih menganggur. Pemko memperkuat pelatihan berbasis kebutuhan industri untuk…