Categories: Olahraga

Komentar Ginting setelah Capai Final Pertama Lebih dari 2 Tahun

Singapura (RIAUPOS,CO) -Untuk kali pertama dalam lebih dari dua tahun, Anthony Sinisuka Ginting kembali mencapai final turnamen BWF World Tour. Ginting sukses menembus babak puncak Singapore Open 2022. Di semifinal hari ini (16/7), Ginting berhasil mengandaskan juara dunia 2021 asal Singapura Loh Kean Yew. Ginting menang dalam straight game dengan skor 21-17 dan 21-14.

Ini adalah final pertama Ginting sejak Indonesia Masters 2020. Turnamen tersebut berlangsung sebelum terjadinya pandemi global Covid-19. Saat itu, Ginting menjadi juara setelah mengandaskan pemain Denmark, Anders Antonsen.

“Pertama-tama saya mengucap syukur bisa bermain dengan baik tadi dan bisa menyelesaikan match tanpa cedera,” ucap Ginting dikutip dari siaran pers PP PBSI.

“Memang tadi main cukup ketat, terutama di game pertama. Saya sempat ketinggalan dan setelah itu mencoba untuk bermain lebih meningkatkan ritme permainan dan lebih sabar lagi dalam menyerang.” tambahnya.

Ginting memang kesulitan pada game pertama. Ginting awalnya selalu tertinggal dengan skor 4-8, 7-11, dan 11-13. Namun, ketika kedudukan sama kuat 15-15, Ginting menemukan momentum kemenangan.

Dia mencetak lima angka beruntun untuk langsung mencapai game point dengan skor 20-15. Ginting tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk langsung menutup game pertama dengan skor 21-17.

Pada awal game kedua, pertandingan juga awalnya berlangsung lebih ketat. Saat kedudukan sama kuat 10-10, Ginting mencetak enam angka beruntun dan leadung 16-10. Setelah itu, Ginting tidak terbendung dan memungkasi pertandingan dengan skor 21-14. Dengan hasil ini, Ginting memperpendek rekor head-to-head atas Loh menjadi 1-2.

“Kalau sebelumnya saya sempat kalah dua kali dari Loh, sekarang bisa menang, saya nggak mau berkomentar. Maksudnya menang dan kalah dalam pertandingan itu biasa,” kata Ginting.

“Strategi saya tadi untuk meredam kecepatan Loh, pastinya mencoba buat menyerang duluan dan memegang kendali permainan dari depan net. Jadi dari situ Loh juga kurang bisa menerapkan permainan menyerangnya. Jadi saya lebih dulu menyerang dan lebih bermain sabar dengan tenang juga,” imbuh Ginting.

Di final, Ginting akan berhadapan dengan pemain muda Jepang Kodai Naraoka. Tunggal berusia 21 tahun tersebut berhasil mengandaskan pemain Cina, Zhao Junpeng pada semifinal.

“Besok lawan Kodai di final, ya nanti coba lihat lagi rekaman videonya. Ini juga karena pertemuan pertama saya. Jadi belum tahu juga permainan dia seperti apa,” kata Ginting.

“Cuma nanti pasti diskusi juga sama pelatih untuk menerapkan strategi seperti apa besok. Semoga besok bisa bermain dengan baik,” tambahnya.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Remisi Lebaran Dibagikan, 760 Warga Binaan Lapas Tembilahan Tersenyum Bahagia

Sebanyak 760 warga binaan Lapas Tembilahan menerima remisi Idulfitri 1447 H, dua di antaranya langsung…

8 jam ago

Diguyur Hujan, Warga Tetap Antusias Salat Id Bersama Wako Pekanbaru

Hujan deras tak surutkan antusias warga Pekanbaru Salat Idulfitri bersama wali kota. Lokasi dipindah ke…

9 jam ago

Hilal Syawal Belum Terlihat Rabu Malam, Pemerintah Arab Saudi Tetapkan Idulfitri Jumat 20 Maret

Hilal belum terlihat, Arab Saudi tetapkan Syawal Jumat 20 April 2026

3 hari ago

Viral! Penjambret di Pekanbaru Rampas Uang Santunan Anak Yatim

Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…

4 hari ago

Jelang Lebaran, Jalan Teluk Leok Mulai Diperbaiki, Warga Bisa Segera Melintas

Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…

4 hari ago

Jelang Idulfitri, 2.401 Guru di Pekanbaru Dapat Insentif Ramadan

Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…

4 hari ago