Categories: Olahraga

Rebutan Gelar Hiburan

(RIAUPOS.CO) — Tunisia dan Nigeria akan saling berhadapan dalam laga perebutan juara ketiga di Piala Afrika 2019, Kamis (18/7) pukul 02.00 WIB di Stadion Al Salam, Kairo. Baik Tunisia maupun Nigeria sepakat, mereka harus melupakan kekalahan di semifinal dan berharap bisa pulang membawa medali perunggu.
Di semifinal Piala Afrika 2019, Tunisia harus menyerah dari Senegal dengan cara yang menyesakkan. Kekalahan dipastikan di babak perpanjangan waktu melalui gol bunuh diri Dylan Bronn. Padahal di waktu normal, Tunisia harusnya bisa mengunci kemenangan jika penalti Ferjani Sassi bisa masuk.
Meski di sisi lain, Tunisia juga beruntung karena Sadio Mane gagal memanfaatkan hadiah penalti dari wasit. Kesedihan terpancar jelas dalam raut wajah para pemain Tunisia. Pasalnya, ambisi untuk mengulang prestasi tahun 2004 ketika menjadi yang terbaik di Afrika sirna sudah.
“Saya sedih karena perburuan trofi juara kami berhenti sampai di sini. Saya merasa kami sedang tidak beruntung saja. Banyak peluang terbuang percuma meski ini adalah penampilan terbaik kami selama turnamen. Saya meminta maaf pada suporter atas kekalahan ini. Secara khusus, saya minta maaf karena eksekusi penalti saya tidak menjadi gol,” kata Sassi dikutip laman resmi CAF.
Hal yang sama dirasakan Super Eagles. Tim asuhan Gernot Rohr tersebut malah kalah dengan cara yang lebih menyesakkan. Bermain imbang 1-1 sampai menit terakhir waktu normal, Nigeria harus takluk ketika tendangan bebas Riyad Mahrez di menit 96 membawa Aljazair lolos ke partai puncak.
Dalam pandangan Rohr, turnamen kali ini bisa menjadi ajang pembelajaran bagi skuadnya. Maklum saja, Nigeria memang berisikan para pemain muda yang kemampuannya masih bisa dikembangkan lagi dalam beberapa tahun ke depan.
“Kami harus bekerja lebih keras lagi dan belajar dengan para pemain muda ini. Saya rasa faktor minimnya pengalaman bisa menjadi hal penentu dalam sebuah pertandingan. Terutama dua gelandang andalan kami yakni (Peter) Etebo dan (Wilfred) Ndidi yang masih sangat muda. Di sini saya diberi tugas membangun skuad muda ini dan perjalanan kami tak akan mudah,” ujar Rohr.(eca)

Laporan JPG, Kairo

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Antrean BBM Mengular, Pemprov Riau Ajukan Tambahan 99.700 KL Biosolar

Pemprov Riau mengajukan tambahan kuota 99.700 KL biosolar dan 99.556 KL pertalite karena kebutuhan BBM…

16 menit ago

Riau Pos-HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Bertanding

Sebanyak 46 tim siap bertanding di Riau Pos-Honda Student Basketball League 2026 Pekanbaru Series pada…

37 menit ago

PLN Rengat Resmikan SPKLU di Bank Mandiri, Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik

PLN UP3 Rengat meresmikan SPKLU di Bank Mandiri Rengat untuk memudahkan pengisian daya sekaligus mendorong…

46 menit ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Seragam Gratis Rampung Dibagikan Oktober

sebanyak 20.800 murid SD dan SMP Negeri di Pekanbaru akan menerima seragam gratis. Penyaluran ditargetkan…

2 jam ago

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 34 Pesawat dari Pekanbaru Batal

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengganggu penerbangan Pekanbaru-Jakarta. Sebanyak 34 penerbangan dari Bandara SSK II…

2 jam ago

Bupati Siak Minta Maaf soal Kabut Asap, Evaluasi Menyeluruh Karhutla

Kabut asap pekat masih menyelimuti Siak meski tersisa satu titik api. Bupati Afni meminta maaf…

2 jam ago