Categories: Olahraga

Jangan Bergantung Keberuntungan

GIANYAR (RIAUPOS.CO) — Raut wajah Simon McMenemy mendadak berubah.  Arsitek timnas Indonesia itu seperti menahan amarah ketika mendengar satu pertanyaan dalam sesi jumpa pers, Senin (14/10). Yakni, pertanyaan soal banyaknya kritik dan ekanan atas hasil buruk timnas di tiga laga Kualifikasi Piala Dunia 2020.  Dalam tiga pertandingan, timnas mencatat hat-trick kalah.  Ini yang kemudian memunculkan keraguan publik jelang laga menjamu Vietnam di Stadion Kapten I Wayan Dipta malam nanti.

 

"Saya dalam tekanan? Ya, saya sudah merasakan itu ketika setuju jadi pelatih timnas," ujar McMenemy.  

"Ketika saya mewakili 250 juta harapan masyarakat sepakbola negeri ini untuk memberi prestasi, tidak mungkin saya tidak dalam tekanan," tegasnya.

"Lawan Vietnam tentu tidak mudah, tapi saya merasa besok (nanti malam, red) adalah waktunya pembuktian untuk tim," lanjutnya.

Pelatih asal Skotlandia itu membeberkan alasan soal jebloknya performa skuad Garuda.  Lagi-lagi, dia menyoroti soal kebugaran. . Dia merasa sendirian ketika anak asuhnya kelelahan membela timnas, gara-gara Liga 1 yang masih berjalan. "Penjadwalan Liga di Indonesia adalah masalah. Itu harusnya diselesaikan bersama, saya bingung menjawab bagaimana solusinya. Itu harusnya jadi tantangan bersama," katanya.

McMenemy menjelaskan, dirinya sudah memberikan semua opsi untuk mengatasi kondisi fisik pemain. Salah satunya adalah banyak melakukan rotasi pemain di setiap pertandingannya.

"Saya tidak bisa paksa pemain untuk terus berlari. Kalau ada yang lebih segar di bench, saya akan memakainya. Masuk timnas itu standarnya lebih tinggi, tidak boleh dalam keadaan lelah ketika bergabung," terang mantan pelatih Bhayangkara FC itu.

McMenemy menyadari, banyak yang pesimistis dengan laga malam nanti.  Apalagi, Vietnam adalah tim yang memiliki ranking FIFA terbaik di kawasan Asia Tenggara.  Per September lalu, Vietnam nangkring di peringkat ke-84.  Bandingkan dengan Indonesia yang masih terseok-seok di urutan ke-167.  Ketima timnas dibantai Uni Emirat Arab lima gol tanpa balas, Vietnam justru sukses mempermalukan Malaysia di Hanoi dengan skor tipis 1-0.

Namun, McMenemy punya alasan untuk optimistis.  Yakni, soal pemilihan venue laga di Stadion Kapten I Wayan Dipta.  Menurutnya, stadion yang menjadi kandang Bali United itu, banyak memberikan keberuntungan buat McMenemy.  Ketika masih menangani Bhayangkara FC,  McMenemy selalu menang setiap melawat ke Stadion I Wayan Dipta.  "Saya memang tidak pernah kalah di sini (Stadion Kapten I Wayan Dipta, red), keberuntungan itu dalam dua musim ada di saya," lanjut McMenemy bangga.  

"Tapi saya tetap tidak mau bergantung pada itu," tegasnya.  Artinya, pelatih asal Skotlandia itu ingin kemenangan diraih anak asuhnya melalui perjuangan di lapangan. McMenemy juga menyinggung soal pengalamannya ketika masih menjadi pelatih timnas Filipina.  Pada Piala AFF 2010, skuad asuhannya bisa menaklukkan Vietnam dengan skor 2-0. Hebatnya, kemenangan itu diraih di depan pendukung pendukung Vietnam. McMenemy juga paham kultur sepakbola Vietnam. Satu musim dia pernah berkarir di sana. Yakni ketika membesut tim Dong Tam Long An FC pada 2011.

"Sekarang tentu banyak berubah. Pada 2010 di Piala AFF mainnya mudah ditebak. Tapi sekarang dalam 3-4 tahun terakhir semuanya berubah," ucapnya.

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

10 jam ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

12 jam ago

Jembatan Siak I Akan Dipelihara, Arus Kendaraan Dialihkan ke Siak III

Pemprov Riau akan memelihara Jembatan Siak I dan Siak III pada pekan ketiga September dengan…

12 jam ago

Pasokan BBM di Riau Naik 27 Persen, Pertamina Respons Lonjakan Kebutuhan

Pertamina Patra Niaga menaikkan pasokan BBM JBT di Riau hingga 27 persen seiring meningkatnya kebutuhan…

13 jam ago

Komjak RI Cek Kejari Pekanbaru, Seluruh Pengaduan Masyarakat Disebut Sudah Ditindaklanjuti

Komjak RI mengunjungi Kejari Pekanbaru untuk mengecek pengaduan masyarakat dan sarana prasarana serta mengingatkan pentingnya…

13 jam ago

Viral Video MBG di SDN 015 Tambusai Utara, Pihak Sekolah Tegaskan Tak Pernah Menolak

Video pembagian MBG di SDN 015 Tambusai Utara viral dan memunculkan anggapan penolakan. Sekolah menegaskan…

15 jam ago