Categories: Olahraga

Sembilan Negara Bersaing Selenggarakan Balapan Cadas Ini

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Tidak hanya Indonesia, ada delapan negara lagi yang ingin menyelenggarakan balap motor paling bergengsi di dunia, MotoGP. Setelah Thailand sukses menjadi penyelenggara tahun ini, beberapa negara Asia Tenggara juga ikut berebut.

Seiring naiknya level persaingan MotoGP, pamor kejuaraan balap motor terakbar di dunia tersebut kian merangkak naik. Berbagai negara pun berebut ingin masuk ke kalender balapnya dalam waktu dekat.

Niatan mereka bahkan tak terhenti meski CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta telah menyatakan bahwa jumlah maksimal seri balap MotoGP pada 2022 nanti hanyalah 22 balapan.

Beberapa negara kini sangat getol ingin menggelar MotoGP, baik demi menyenangkan para penggemar balap yang sangat antusias, maupun untuk meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi negara.

Berikut 9 negara yang ngotot ingin gelar MotoGP.

Brazil

Brazil terakhir kali menggelar MotoGP pada 2004 lalu, yakni di Nelson Piquet International Autodrome atau yang lebih dikenal dengan Sirkuit Jacarepagua, yang kala itu dimenangi oleh Makoto Tamada di atas Camel Honda.

Bukan rahasia lagi bahwa kawasan Amerika Selatan juga memiliki penggemar yang sangat antusias pada MotoGP, hingga Brasil ingin kembali menggelarnya di Rio Motorpark. Sirkuit yang benar-benar baru ini pun akan dibangun demi masuk ke kalender balap 2020.

Meksiko

Usai kembali sukses menggelar Formula 1 pada 2015 lalu, Meksiko kini ingin menyelenggarakan MotoGP pula di Sirkuit Autodromo Hermanos Rodriguez dalam waktu dekat.

Sayangnya, sirkuit tersebut masih belum mendapat persetujuan dari para pebalap, yang meyakini treknya belum aman untuk balap motor. Menurut mereka, Meksiko harus melakukan banyak perombakan, terutama untuk area run off, jika ingin menggelar MotoGP.

Indonesia

Sudah rahasia umum bahwa Indonesia punya kelompok penggemar paling antusias di MotoGP, sampai-sampai negara kita dijadikan target utama bagi Dorna Sports untuk dikunjungi dalam waktu dekat.

Usai proyek Sentul dan Jakabaring gagal, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) mengajukan proposal kepada Dorna soal Sirkuit Mandalika di Lombok, yang dijadwalkan masuk di MotoGP 2021.

Belgia

Belgia dikenal sebagai salah satu negara "sakral" bagi F1 berkat Sirkuit Spa-Francorchamps. Atas alasan ini, trek yang dikenal dengan tikungan Eau Rouge-nya itu ingin kembali menggelar MotoGP untuk pertama kalinya sejak 1990. Meski begitu, trek ini dinilai para pebalap kelewat berbahaya untuk balap motor.

Mereka tetap tak yakin meski pengelola sirkuit berjanji melakukan perombakan besar-besaran. Meninggalnya pebalap F2, Anthoine Hubert pada awal September lalu, semakin membuat kalangan MotoGP kian cemas soal tingkat keselamatan Spa-Francorchamps.

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Remisi Lebaran Dibagikan, 760 Warga Binaan Lapas Tembilahan Tersenyum Bahagia

Sebanyak 760 warga binaan Lapas Tembilahan menerima remisi Idulfitri 1447 H, dua di antaranya langsung…

1 hari ago

Diguyur Hujan, Warga Tetap Antusias Salat Id Bersama Wako Pekanbaru

Hujan deras tak surutkan antusias warga Pekanbaru Salat Idulfitri bersama wali kota. Lokasi dipindah ke…

1 hari ago

Hilal Syawal Belum Terlihat Rabu Malam, Pemerintah Arab Saudi Tetapkan Idulfitri Jumat 20 Maret

Hilal belum terlihat, Arab Saudi tetapkan Syawal Jumat 20 April 2026

4 hari ago

Viral! Penjambret di Pekanbaru Rampas Uang Santunan Anak Yatim

Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…

5 hari ago

Jelang Lebaran, Jalan Teluk Leok Mulai Diperbaiki, Warga Bisa Segera Melintas

Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…

5 hari ago

Jelang Idulfitri, 2.401 Guru di Pekanbaru Dapat Insentif Ramadan

Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…

5 hari ago