Categories: Olahraga

Melawan dengan Baik, Tim Muda Indonesia Akui Ketangguhan Cina

BANGKOK (RIAUPOS.CO) – Tim muda Indonesia gagal memberikan kejutan dengan melangkah ke semifinal Uber Cup 2022. Pada partai perempat final di Impact Arena, Bangkok, Kamis (12/5/2022), Indonesia harus mengakui ketangguhan juara bertahan Cina dengan skor 0-3.

Dengan hasil ini, Indonesia selalu terhenti pada perempat final dalam enam edisi terakhir. Yakni sejak 2012, 2014, 2016, 2018, 2020, dan 2022. Di partai pertama, tunggal Indonesia Komang Ayu Cahya Dewi kalah dalam dua game langsung di tangan peraih emas Olimpiade Tokyo 2020 Chen Yufei. Komang kandas dengan skor 12-21 dan 11-21.

“Saya sudah berusaha semaksimal mungkin. Ke mana bola sudah saya kejar, tetapi tidak mudah. Permainan Chen Yufei rapi sekali. Tidak ada celahnya untuk diserang,” ucap Komang dalam siaran pers PP PBSI.

 “Sepanjang pertandingan, saya dikontrol habis sama dia. Tidak ada kesempatan sekali pun untuk bisa mengontrol permainan. Dari permainan tadi, saya sadar standar permainan saya belum apa-apanya dibanding dia. Untuk bisa seperti dia, saya harus meningkatkan segalanya. Saya sadar, untuk bisa menyamai standar seorang juara Olimpiade itu perlu kerja keras,” tambah Komang.

“Pengalaman itu tidak bisa bohong. Dia bisa bermain sempurna dan tidak ada boros-borosnya dengan membuang angka,” ucap pemain nomor 203 dunia itu.

Menurut Komang, permainan Chen beda dengan pemain nomor satu dunia asal Jepang, Akane Yamaguchi. Komang pernah melawan Akane di Kejuaraan Asia 2022. Ketika itu, dia masih bisa mengontrol permainan Akane.

“Tapi lawan Chen Yufei, tidak ada kesempatan sama sekali. Pelajaran penting yang saya dapatkan dari Chen Yufei, saya harus lebih tenang, tahan, tidak buru-buru, sabar, dan harus rapi dalam bermain,” ucap Komang.

Pada partai kedua, ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi dikalahkan ganda putri nomor satu dunia Chen Qingchen/ Jia Yifan. Ana/Tiwi kandas dalam dua game langsung 19-21 dan 16-21. Pada game pertama, Ana/Tiwi sempat melawan dengan baik dengan unggul 19-17.

Namun, Chen/Jia mendapatkan momentum dan mencetak empat angka beruntun untuk mengambil game pertama. Sementara itu, pada partai ketiga, Bilqis Prasista yang kemarin berhasil mengalahkan Akane, hari ini takluk di tangan He Bingjiao. Bilqis yang bermain hebat di game pertama, kalah dalam rubber game dengan skor 21-19, 18-21, dan 7-21.

Indonesia kali terakhir mencapai semifinal Uber Cup 2010 di Kuala Lumpur. Dalam ajang ini, Merah Putih tiga kali menjadi juara yakni pada 1975, 1994, dan 1996.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

2 jam ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

8 jam ago

Teras Lantai Enam Gedung Kejati Riau Terbakar, DPKP Pekanbaru Bawa Enam Mobil Pemadam

Kebakaran melanda teras lantai enam Gedung Kejati Riau akibat dugaan korsleting listrik, petugas DPKP Pekanbaru…

8 jam ago

Siap Rebut Trofi Kemenangan, SMA Kalam Kudus Pekanbaru Sambut Roadshow Honda DBL 2026

Tim roadshow Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau hadir menyapa para pelajar SMA…

22 jam ago

Jembatan Sarang Elang Kecil di Batang Peranap Roboh, Dinas PUPRPKP Inhu Cari Solusi Penanganan

Dinas PUPRPKP Kabupaten Indragiri Hulu mencari solusi anggaran senilai Rp500 juta usai Jembatan Sarang Elang…

22 jam ago

Pameran Budaya Internasional 2026 UIN Suska Riau Suguhkan Roti Canai Hingga Teh Tarik Khas Malaysia

Konsulat Malaysia di Pekanbaru menggelar Pameran Kebudayaan Internasional 2026 di UIN Suska Riau dengan menyuguhkan…

22 jam ago