Categories: Olahraga

Akhir Penantian 22 Bulan, The Minion Naik Podium Tertinggi Lagi

SAARBRUCKEN (RIAUPOS.CO) – Setelah 22 bulan berlalu, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo akhirnya menaiki podium tertinggi lagi. Pasangan berjuluk The Minions itu menjuarai Hylo Open 2021, malam tadi. Ini menjadi gelar pertama mereka sejak menjuarai Indonesia Masters 2020 lalu.

Setelah Indonesia Masters yang digelar pada Januari 2020 itu, Minions menjadi finalis All England 2020. Hanya saja mereka kalah dari Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe. Kemudian pandemi Covid-19 merebak. Minions baru mencapai final lagi pada French Open 2021 pekan lalu. Sayangnya pada laga pamungkas itu mereka kalah dari Ko Sung Hyun/Shin Baekcheol.

Kini Minions berhasil menebus kegagalan itu. Pada pertandingan yang digelar di Saarlandhalle Saarbrucken, Jerman tadi malam, Minions unggul atas kompatriotnya, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Hanya butuh waktu 34 menit bagi Marcus/Kevin menang dengan skor 21-14, 21-19. Dengan hasil itu, mereka tidak kehilangan satu set pun selama Hylo Open 2021.

Kevin bangga atas prestasi yang dicapai pada turnamen ini. "Kami mencoba memanfaatkan situasi karena pemain top yang hadir tidak banyak," kata Kevin.  "Lalu main enjoy saja dan nothing to lose.  Soalnya memang sudah pasti lelah," ujar pemain PB Djarum tersebut.

Selama laga final tersebut, Minions memang tampil mendominasi. Mereka bisa menang nyaman pada game pertama. Kemudian pada game kedua, pertandingan memang berjalan lebih ketat. Tetapi Minions mampu menjaga tempo dan ketenangan. Mereka membuat tiga poin beruntun dan memastikan kemenangan atas Leo/Daniel.

"Target kami sebenarnya tidak di sini.  Pasti lebih ingin ke kejuaraan dunia. Kita benar-benar all out di sana," jelas Kevin.

Hasil tersebut juga makin memperkuat dominasi Minions dalam laga All Indonesian Final. Selama tiga tahun terakhir, pasangan ranking satu dunia itu telah menjalani tujuh kali laga All Indonesian Final. Semua berhasil mereka menangkan. Baik saat melawan M. Ahsan/Hendra Setiawan maupun Fajar Alfian/M. Rian Ardianto.

Di sisi lain, ini menjadi capaian besar bagi Leo/Daniel. Sebab, ini menjadi final pertama mereka dalam turnamen level Super 500. Mereka mengawali turnamen dengan kejutan. Ganda peringkat ke-35 dunia itu mengalahkan unggulan kelima, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi. Kemudian secara fantastis Leo/Daniel berhasil mengalahkan juara dunia sekaligus peringkat kedua, Ahsan/Hendra di perempatfinal Jumal (5/11) lalu.

Praveen/Melati Gagal
Sementara itu ganda campuran nomor satu Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti kembali gagal berdiri di podium tertinggi BWF World Tour. Pada laga final Praveen/Melati dikalahkan ganda unggulan pertama asal Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai. Praveen/Melati tumbang dalam dua game langsung 20-22 dan 14-21.

Ini adalah kekalahan keempat Praveen/Melati dari Dechapol/Sapsiree secara beruntun. Sebelumnya, Praveen/Melati kandas pada ajang Yonex Thailand Open, BWF World Tour Finals 2020, dan Denmark Open 2021. Kemenangan terakhir Praveen/Melati atas Dechapol/Sapsiree terjadi pada final All England 2020. Itulah gelar terkahir Praveen/Melati sampai saat ini.

Menurut pelatih ganda campuran Indonesia Nova Widianto, dalam pertandingan final ini, Praveen/Melati memang banyak melakukan kesalahan sendiri. Hal itu sangat merugikan karena mereka sudah tampil di final.(irr/jpg)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Ribuan Warga Semarakkan Pawai Takbir Iduladha di Bengkalis

Ribuan peserta memeriahkan Pawai Takbir Iduladha 1447 H di Bengkalis. Wabup Bagus Santoso ajak masyarakat…

4 menit ago

Berawal dari Hobi, Suherman Sukses Sulap Lahan di Siak Jadi Kebun Anggur Viral

Kebun anggur milik Suherman di Siak viral di media sosial. Berawal dari hobi, kini disiapkan…

19 menit ago

Resahkan Pengunjung, Oknum Jukir di Kawasan HR Soebrantas Tetap Kutip Parkir

Keluhan jukir liar di kawasan Indomaret HR Soebrantas Panam kembali mencuat. Warga berharap Dishub Pekanbaru…

1 hari ago

Tiga Bulan Belajar di Dunia Media, Mahasiswa Unri Rampungkan Program Magang Berdampak di Riau Pos

Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…

2 hari ago

Tangis dan Bangga Warnai Pelepasan 250 Siswa SMPN 25 Pekanbaru

Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.

2 hari ago

Sewa Lima Hari, Mobil Malah Digelapkan, Pasutri Berakhir Ditangkap

Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.

2 hari ago