Categories: Olahraga

Pemanah Putri Nomor 1 Indonesia Latihan Seadanya

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Atlet panahan Indonesia Diananda Choirunisa tetap menjalani latihan mandiri di rumah dengan fasilitas seadanya. Itu terjadi selama pandemi Covid-19 yang membuat aktivitas pelatnas harus ditunda sementara waktu.

Dengan kondisi tempat latihan yang sangat terbatas, Diananda yang biasa berlatih di lapangan luas dengan jarak target sejauh 30 meter hingga 70 meter, kini hanya bisa memanah di ruangan tertutup berjarak 20 meter saja.

"Di rumah kalau ada target, tapi jaraknya paling jauh 20 meter. Sehari-hari juga latihan hanya drilling atau memanah sebanyak-banyaknya," kata Diananda dalam bincang-bincang olahraga bersama Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Jakarta, Kamis (7/5).

Untuk melatih kelenturan otot sekaligus memantapkan teknik memanah, tak jarang perempuan berusia 23 tahun itu juga berlatih memanah dengan menggunakan karet saat menjelang tidur.

"Latihan pakai karet sebelum tidur. Lalu visualisasi meditasi juga penting untuk atlet panahan," kata peraih tiga emas SEA Games itu.

Peraih perak nomor recurve perorangan Asian Games 2018 itu mengungkapkan, latihan mandiri di rumah dilakukan dalam dua sesi, yaitu pada pagi dan sore hari.

Pagi hari, latihan mencakup latihan fisik seperti bersepeda, push up, sit up, dan back up, sementara latihan memanah dilakukan sore hari.

Tim panahan Indonesia sebelumnya sudah mengamankan dua slot ke Olimpiade Tokyo untuk nomor recurve putra dan putri usai tampil pada Kejuaraan Dunia 2019 di Belanda.

Diananda dan rekan-rekan semestinya masih harus merebut satu slot tambahan untuk nomor recurve beregu di kejuaraan dunia di Berlin, Jerman pada Juni nanti.

Sayang, kejuaraan kualifikasi terakhir menuju Tokyo itu sudah diputuskan untuk ditunda menyusul adanya pembatasan perjalanan di beberapa negara akibat pandemi Covid-19.

Terkait penundaan Olimpiade Tokyo selama setahun, Diananda yang memang diproyeksikan tampil di sana mengaku tak keberatan dan mengambil hikmah atas keputusan tersebut.

"Pertama (dengar kabar Olimpiade ditunda) kaget. Tapi ambil sisi positifnya saja jadi persiapan saya bisa lebih panjang," ujarnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Lindawati Cetak Sejarah sebagai Perempuan Pertama Pimpin PSMTI Riau

Lindawati terpilih sebagai Ketua PSMTI Riau periode 2026–2030 dan mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang…

8 menit ago

Inovasi Pembelajaran Kitab Kuning, PBA-UIR Hadir di Ponpes Nurul Azhar

Prodi PBA-UIR menggelar workshop teknik MB-KK di Ponpes Nurul Azhar Rumbai untuk meningkatkan kemampuan baca…

32 menit ago

Komunitas Sepeda Tegocy Turut Ramaikan Iven Riau Pos Fun Bike 2026

Komunitas Sepeda Tegocy Pekanbaru turut ambil bagian dalam Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai dukungan…

57 menit ago

Anggaran Rp3,049 Triliun, Pemko Pekanbaru Prioritaskan Drainase dan Banjir

APBD Pekanbaru 2026 senilai Rp3,049 triliun disahkan DPRD. Pemko fokus perbaikan drainase dan mitigasi banjir…

1 jam ago

Servis Honda Lebih Terjangkau Lewat Gebyar Musim Ganti Oli 2026

Capella Honda Riau menghadirkan Gebyar Musim Ganti Oli di awal 2026 dengan berbagai paket servis…

22 jam ago

LG StanbyME 2 Resmi Hadir, Tawarkan Fleksibilitas Layar Lebih Tinggi

LG StanbyME 2 resmi hadir di Indonesia dengan layar lepas-pasang, resolusi QHD, dan dukungan kendali…

22 jam ago