Categories: Olahraga

Buru Rekor Seles dan Hingis, Misi Berikutnya Iga Swiatek

PARIS (RIAUPOS.CO) – Gelar grand slam Prancis Terbuka 2022 tunggal putri yang direngkuh Iga Swiatek Sabtu malam lalu melanjutkan raihan spektakuler petenis Polandia itu sejak awal musim.

Kini, ranking satu dunia tersebut belum terkalahkan dalam 35 laga berturut-turut. Catatan itu membuat Swiatek menyamai rekor Venus Williams yang tercipta pada 2000 silam.

Jika mampu melanjutkan torehan apiknya, Swiatek akan memecahkan rekor milik dua legenda tenis lain. Yakni, Monica Seles dan Martina Hingis.

Seles pernah tak terkalahkan dalam 36 laga berturut-turut pada 1990. Sementara itu, Hingis membukukan 37 kemenangan beruntun pada 1997.

’’Aku memperlakukan setiap pertandingan sama seperti pertandingan lain.”

”Dan, ketika itu adalah partai final, aku selalu berusaha datang dengan lebih kuat karena ingin mengakhiri turnamen dengan semestinya,’’ jelas petenis 21 tahun tersebut dilansir situs resmi WTA.

Swiatek merengkuh gelar Prancis Terbuka keduanya setelah menaklukkan Coco Gauff dua set langsung 6-1, 6-3. Hanya perlu waktu 1 jam 8 menit bagi Swiatek untuk menaklukkan lawannya yang baru 18 tahun itu.

Gelar tersebut juga membuat Swiatek tercatat sebagai satu dari hanya sepuluh petenis tunggal putri sejak open era (mulai 1968) yang sanggup memenangi grand slam tanah liat itu lebih dari sekali.

Dengan usia yang masih 21 tahun, dia juga tercatat sebagai petenis keempat yang sanggup memenangi ajang ini lebih dari sekali di usia tersebut.

Tiga petenis lain yang pernah menjuarai Prancis Terbuka lebih dari sekali di usia semuda itu hanya Monica Seles, Steffi Graf, dan Chris Evert.

’’Gelar kali ini rasanya lebih membanggakan. Saat juara kali pertama (edisi 2020), aku merasa sedikit beruntung. Tapi, kali ini aku merasa benar-benar kerja keras,’’ ucap Swiatek.

Pengumpul sembilan gelar WTA Tour itu saat ini juga menjadi petenis tunggal putri termuda yang sanggup menjuarai ajang grand slam lebih dari sekali sejak 2006. Atau tepatnya sejak Maria Sharapova memenangi gelar mayor keduanya di Amerika Serikat (AS) Terbuka di usia 19 tahun.

Gelar Prancis Terbuka ini sekaligus membuat dia sukses memenangi enam kompetisi berturut-turut sejak Februari. Lima gelar lain dia rengkuh di Doha, Indian Wells, Miami, Stuttgart, dan Roma.

Swiatek menjadi petenis putri pertama yang mampu menjuarai enam kompetisi berturut-turut sejak Justin Henin melakukan hal serupa pada 2007–2008.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Menggugah Selera, Grand Elite Hotel Pekanbaru Hadirkan Menu Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang

Grand Elite Hotel Pekanbaru menghadirkan promo menu nusantara Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang lezat buatan…

8 jam ago

Operasional 1.276 SPPG Dihentikan Sementara, BGN Pastikan Pasokan Makan Bergizi Gratis Tetap Aman

Badan Gizi Nasional menindak tegas 1.276 SPPG dengan menghentikan sementara operasionalnya akibat belum memenuhi kriteria…

9 jam ago

Menang 38-23 atas Dharma Loka, SMP ICS Pekanbaru Tantang Al Azhar di Semifinal

SMP ICS Pekanbaru sukses mengamankan tiket semifinal Riau Pos-HSBL 2026 usai menundukkan SMP Dharma Loka…

9 jam ago

Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Polresta Pekanbaru Bagikan 1.300 Masker N95 ke Pengendara

Satlantas Polresta Pekanbaru membagikan 1.300 masker N95 gratis di Jalan Diponegoro guna meminimalisir risiko ISPA…

10 jam ago

Kapolda Riau dan Ustaz Abdul Somad Resmikan SLB Cahaya Rimbo Panjang

Kapolda Riau Herry Heryawan dan Ustaz Abdul Somad meresmikan SLB Cahaya Rimbo Panjang untuk pendidikan…

10 jam ago

Wako Agung Tegaskan Dukungan untuk PSPS, Bidik Promosi ke Liga 1

Wako Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan dukungan untuk PSPS dan mengajak suporter menjaga sportivitas demi target…

11 jam ago