Sabtu, 17 Oktober 2026
- Advertisement -

Pelatih dan Pemain PSPS Bakal Dievaluasi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ma­najemen PSPS Pe­kanbaru akan meng­gelar rapat evaluasi bersama dengan pemilik saham dalam waktu dekat. Hal itu diungkapkan Sekretaris PSPS Pekanbaru M Teza Taufik kepada Riau Pos, Ahad (2/3).

“Iya, manajemen juga bersama owner dalam waktu dekat akan melakukan rapat evaluasi musim ini dan mulai bersiap untuk mem­persiapkan tim untuk Liga 2 mendatang,” ujar M Teza Taufik.

Dijelaskannya, nanti di dalam rapat evaluasi itu di bahas apakah pelatih kepala dipertahankan, pemain mana saja yang dipertahankan. Semuanya akan dibahas di dalam rapat evaluasi tersebut.

“Tentu para pendukung saat ini bertanya apakah pelatih kepala dipertahankan, pemain mana saja yang dipertahankan semua akan segera terjawab setelah pertemuan owner dan manajemen membahas evaluasi musim ini,” katanya.

Baca Juga:  PSSI Resmi Layangkan Protes ke AFC, Pascakeputusan Kontroversial Wasit

Ia menambahkan, untuk saat ini seluruh pemain, pelatih dan ofisial sudah kembali ke keluarga di kampung halaman masing masing.

“Kami istirahat dahulu menjalani Ramadan bersama keluarga,” pungkasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan hasil sidang Komdis PSSI ada beberapa sanksi yang didapatkan PSPS di antaranya, pemain PSPS Jhon Edy Mena mendapatkan hukuman larangan bermain 6 pertandingan.

Kemudian, PSPS mendapatkan hukuman denda Rp10 juta karena telah terjadi pelemparan air mineral yang dilakukan PSPS Pekanbaru pada saat menghadapi Deltras FC.

Selain itu, klub PSPS juga mendapatkan denda Rp25 juta karena pada saat menghadapi Persiraja Banda Aceh sebanyak 5 pemain PSPS mendapatkan kartu kuning.(dof)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ma­najemen PSPS Pe­kanbaru akan meng­gelar rapat evaluasi bersama dengan pemilik saham dalam waktu dekat. Hal itu diungkapkan Sekretaris PSPS Pekanbaru M Teza Taufik kepada Riau Pos, Ahad (2/3).

“Iya, manajemen juga bersama owner dalam waktu dekat akan melakukan rapat evaluasi musim ini dan mulai bersiap untuk mem­persiapkan tim untuk Liga 2 mendatang,” ujar M Teza Taufik.

Dijelaskannya, nanti di dalam rapat evaluasi itu di bahas apakah pelatih kepala dipertahankan, pemain mana saja yang dipertahankan. Semuanya akan dibahas di dalam rapat evaluasi tersebut.

“Tentu para pendukung saat ini bertanya apakah pelatih kepala dipertahankan, pemain mana saja yang dipertahankan semua akan segera terjawab setelah pertemuan owner dan manajemen membahas evaluasi musim ini,” katanya.

Baca Juga:  Kordias Pasaribu Nahkodai Percasi Riau

Ia menambahkan, untuk saat ini seluruh pemain, pelatih dan ofisial sudah kembali ke keluarga di kampung halaman masing masing.

- Advertisement -

“Kami istirahat dahulu menjalani Ramadan bersama keluarga,” pungkasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan hasil sidang Komdis PSSI ada beberapa sanksi yang didapatkan PSPS di antaranya, pemain PSPS Jhon Edy Mena mendapatkan hukuman larangan bermain 6 pertandingan.

- Advertisement -

Kemudian, PSPS mendapatkan hukuman denda Rp10 juta karena telah terjadi pelemparan air mineral yang dilakukan PSPS Pekanbaru pada saat menghadapi Deltras FC.

Selain itu, klub PSPS juga mendapatkan denda Rp25 juta karena pada saat menghadapi Persiraja Banda Aceh sebanyak 5 pemain PSPS mendapatkan kartu kuning.(dof)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ma­najemen PSPS Pe­kanbaru akan meng­gelar rapat evaluasi bersama dengan pemilik saham dalam waktu dekat. Hal itu diungkapkan Sekretaris PSPS Pekanbaru M Teza Taufik kepada Riau Pos, Ahad (2/3).

“Iya, manajemen juga bersama owner dalam waktu dekat akan melakukan rapat evaluasi musim ini dan mulai bersiap untuk mem­persiapkan tim untuk Liga 2 mendatang,” ujar M Teza Taufik.

Dijelaskannya, nanti di dalam rapat evaluasi itu di bahas apakah pelatih kepala dipertahankan, pemain mana saja yang dipertahankan. Semuanya akan dibahas di dalam rapat evaluasi tersebut.

“Tentu para pendukung saat ini bertanya apakah pelatih kepala dipertahankan, pemain mana saja yang dipertahankan semua akan segera terjawab setelah pertemuan owner dan manajemen membahas evaluasi musim ini,” katanya.

Baca Juga:  Gol Tunggal Dimas Wicaksono Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk Semen Padang FC 1-0

Ia menambahkan, untuk saat ini seluruh pemain, pelatih dan ofisial sudah kembali ke keluarga di kampung halaman masing masing.

“Kami istirahat dahulu menjalani Ramadan bersama keluarga,” pungkasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan hasil sidang Komdis PSSI ada beberapa sanksi yang didapatkan PSPS di antaranya, pemain PSPS Jhon Edy Mena mendapatkan hukuman larangan bermain 6 pertandingan.

Kemudian, PSPS mendapatkan hukuman denda Rp10 juta karena telah terjadi pelemparan air mineral yang dilakukan PSPS Pekanbaru pada saat menghadapi Deltras FC.

Selain itu, klub PSPS juga mendapatkan denda Rp25 juta karena pada saat menghadapi Persiraja Banda Aceh sebanyak 5 pemain PSPS mendapatkan kartu kuning.(dof)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari