DOKUMEN RIAUPOS.CO
PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Memasuki babak kedua menit ke 47, PSPS Riau unggul atas lawannya Blitar United FC 1-0. Berkat tendangan Riki Dwi Saputro yang tak mampu ditepis kiper tim tamu.
Sontak suara gemuruh dan tepuk tangan dari suporter dan penonton kepada pemain PSPS Riau membahana, Selasa (3/9/2019) di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai.
Menghadapi Blitar United pada laga kandang putaran kedua, Liga 2, tahun 2019. Tuan rumah yang terus berupaya menyerang total dibabak pertama belum mampu berbuat banyak.
Kedua tim bermain imbang dengan skor 0-0 hingga peluit babak pertama usai. Baru dua menit berjalan, PSPS Riau yang didukung penuh supoter dan pendukung tancap gas di awal laga.
Dua menit berjalan, pemain bernomor punggung 17, Riki Dwi Saputro yang merupakan gelandang coba melakukan intersepsi ke mulut gawang Blitar United. Setelah saling umpan dengan rekannya, Ia mendapat kesempatan melepaskan tendangan Volley.
“Goolll..,†teriak penonton langsung berdiri dan bersorak sorai.
Jalannya laga kemarin cukup keras. Kartu kuning sempat diberikan wasit kepada Muchlis Hadining (Blitar United) di menit awal laga. Karena tetap menendang bola kedalam gawang, walau peluit tanda offside sudah dibunyikan.
Menit 10 first time Danil Junaidi mengenai tiang gawang. Menit ke 16, kali ini Riki DS membuat peluang berbahaya lewat sundulannya. Cerdik tusukan Firman Septian didalam area kotak penalti. Sayang bola cut back-nya masih bisa di antisipasi pemain belakang Blitar United pada menit ke 40.
Walau kondisi hujan di Stadion Kaharudin Nasution Rumbai, Pekanbaru, namun para suporter dan penonton terus memberikan dukungannya kepada PSPS. Dan pertandingan tetap berlangsung meski dalam kondisi hujan gerimis.
Laporan Dofi Iskandar dan Eka Gusmadi Putra
Editor: Deslina
Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…
Dinas Perdagangan Kampar gelar operasi pasar di enam titik dengan menyediakan kebutuhan pokok harga terjangkau…
Steam Line dan Sanitary Valve berperan penting mengatur aliran uap (untuk pemanasan/sterilisasi) sekaligus menjamin standar…
Server e-kinerja Pemkab Kepulauan Meranti sempat lumpuh akibat kapasitas penyimpanan penuh, Diskominfotik siapkan peningkatan infrastruktur.
Harga kelapa di Inhil turun hampir 40 persen jadi Rp2.700/kg. Petani terpukul jelang Lebaran dan…
Jembatan Sungai Sinambek yang sempat ditutup karena rusak parah kembali dibuka warga, Bupati Kuansing ancam…