Categories: Olahraga

Melanjutkan Misi “The Italian Job” di GP Catalunya

CATALUNYA (RIAUPOS.CO) – Salah satu efek dari pensiunnya Valentino Rossi dari MotoGP adalah ancaman kian inferiornya pembalap Italia.

Ya, The Doctor –julukan Rossi– jadi pembalap terakhir yang menjadi juara MotoGP pada edisi 2009. Setelah itu, dalam 12 tahun berikutnya, 10 musim di antaranya menjadi milik pembalap Spanyol. Sementara itu, dua musim lainnya dibagi olah pembalap Australia dan Prancis.

Tetapi, ada kemungkinan bahwa ketakutan tersebut tidak terjadi musim ini. Justru sebaliknya. Setidaknya itulah yang terlihat hingga race kedelapan di GP Italia, Ahad (29/5/2022).

Ya, ada dua pembalap Italia yang bersaing di jalur juara dan kini bercokol di empat besar. Mereka adalah pembalap Gresini, Enea Bastianini dan pembalap Ducati, Francesco Bagnaia.

Dua Italiano itu sudah memenangi lima seri GP musim ini. Alias yang terbanyak dibandingkan pembalap lainnya. Terbaru, Pecco –sapaan Bagnaia– menjadi jawara GP Italia di Sirkuit Mugello, Firenze (29/5). Artinya, Bagnaia dan Bastianini mendominasi tiga GP terakhir.

Bagnaia juga juara di GP Spanyol di Sirkuit Jerez (1/5). Sedangkan GP Prancis di Sirkuit Le Mans jadi milik Bastianini (15/5).  Dua kemenangan Bastianini lainnya terjadi pada GP Qatar (6/3) dan GP AS (10/4).

’’Aku selalu menunggu saat yang tepat untuk menyerang Bagnaia dengan membuatnya gugup. Aku senang itu sering berhasil. Mungkin aku pembalap yang paling sering mengganggunya karena aku juga orang Italia,’’ ujar Bastianini kepada Fox Sports.

Kebetulan, race kesembilan nanti adalah GP Spanyol yang digelar di Barcelona, Ahad (5/6/2022). Misi Bastianini dan Bagnaia adalah melanjutkan dominasi pembalap Italia sekaligus menyudahi dominasi pembalap Spanyol.

Saat ini satu-satunya pembalap Spanyol yang berada di empat besar adalah andalan Aprilia, Aleix Espargaro. Dia berada di posisi runner-up dengan 114 poin atau tertinggal 8 poin dari juara bertahan jagoan Yamaha Fabio Quartararo. Tetapi, Espargaro dan Quartararo sama-sama baru mengoleksi satu kemenangan tahun ini.

Praktis, harapan Spanyol memang hanya ada pada Espargaro. Sebab, beberapa nama yang sempat diandalkan seperti Marc Marquez, Joan Mir, dan Alex Rins tampil inkonsisten tahun ini.

Marquez bahkan diprediksi mundur dari sisa balapan tahun ini karena harus menjalani pemulihan operasi keempat di lengan kanannya akibat cedera dua tahun lalu.(io/c6/bas/jpg)

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

52 Jalur Siap Bertanding di Pacu Jalur Mini Kuansing, Ini Total Hadiahnya

Sebanyak 52 jalur telah mendaftar Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Total…

1 hari ago

Ingin Staycation Saat HUT RI? Hotel Dafam Pekanbaru Punya Promo Menarik

Hotel Dafam Pekanbaru menghadirkan promo Merdeka Staycation Rp545.081 per malam. Tamu juga mendapat Es Merah…

1 hari ago

Pemko Pekanbaru Gencar Perbaiki Jalan, DPRD Ingatkan Soal Aspal Cepat Rusak

DPRD Pekanbaru mengapresiasi perbaikan jalan yang dikebut Pemko, namun meminta kualitas dijaga setelah ditemukan sejumlah…

1 hari ago

Pacu Jalur 2026 Segera Dimulai, Empat SPBU Kuansing Jadi Prioritas Tambahan BBM

Pacu jalur Kuansing 2026 diprediksi menarik puluhan ribu pengunjung. Pemkab memastikan pasokan Pertalite dan solar…

1 hari ago

Ketua Kwarcab Pekanbaru Sulastri Raih Lencana Darma Bakti dari Kwarnas

Ketua Kwarcab Pekanbaru Sulastri meraih Lencana Darma Bakti dari Kwarnas. Penghargaan diberikan atas dedikasinya membina…

2 hari ago

Rumah Warga di Jalan Tanjung Harapan Tembilahan Terbakar, Ini Kondisi Penghuninya

Rumah warga di Jalan Tanjung Harapan, Tembilahan, terbakar Kamis sore. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet…

2 hari ago