JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Greysia Polii masih masuk daftar tim pelatnas PBSI tahun ini. Namanya tercantum dalam daftar ganda putri pelatnas utama 2022 bersama 12 pemain lainnya. Dalam daftar kali ini, ganda putri diisi pemain dalam jumlah ganjil.
Pelatih Eng Hian menjelaskan hal tersebut dilakukan untuk mempersiapkan partner baru bagi Apriyani Rahayu. "Jadi, Apri mungkin tahun ini akan bermain dengan dua partner. Yang pertama dengan Greysia dan satu lagi beda (pemain)," kata pria yang akrab disapa Didi itu.
Hal itu dilakukan untuk mempersiapkan ranking ke kualifikasi Olimpiade Paris 2024. Nantinya ketika Greysia pensiun, Apri tidak perlu lagi memulai dari awal. "Karena ada dua partner bagi Apri dan persiapan untuk transisi, kami akan selektif memilih turnamen untuk Greysia/Apriyani," lanjut Didi.
Turnamen yang kemungkinan diikuti Greysia/Apriyani dalam waktu dekat adalah All England 2022. Turnamen tersebut mulai digelar pada 16-20 Maret mendatang. Untuk Badminton Asia Team Championships (BATC) di Shah Alam, Malaysia pada 15-20 Februari 2022, PBSI memutuskan mengirim pemain muda.
Tahun ini Didi tidak mamatok target besar bagi Greysia/Apriyani. Dia melihat target mereka akan disesuaikan dengan keperluan tim. "Greysia bertahan untuk membimbing junior-juniornya. Kita tahu sektor putri ini kekurangan role model. Itulah sebabnya Greysia masih bertahan di pelatnas," ujar pria berusia 44 tahun itu.
Nama-nama ganda putri utama tahun ini tidak berbeda dengan sebelumnya. Hanya Yulfira Barkah dan Putri Larasati yang degradasi. Kemudian Lanny Tria Mayasari masuk sebagai pemain promosi. Untuk Nita Violina Marwah, Febriana Dwipuji Kusuma, Amallia Cahaya Pratiwi, Lanny Tria Mayasari, dan Jesita Putri Miantoro, mereka dipercaya untuk masuk skuad BATC 2022.
Selain BATC 2022, para pemain mulai bersiap untuk German Open 2022. Turnamen itu akan digelar pada 8-13 Maret mendatang di Muelheim An Der Ruhr, Jerman. Ini menjadi turnamen pemanasan sebelum ke All England 2022.
"Harapan utama kami khususnya untuk tahun ini, ingin memetakan lagi pasangan-pasangan yang disiapkan untuk Olimpiade 2024. Jadi harus diasah dulu kemampuannya di pertandingan dan ditarget untuk mencapai prestasi," kata peraih perunggu ganda putra Olimpiade Athena 2004 tersebut.(gil/bas/jpg)

