Ilustrasi Jiwasraya. Foto: Ricardo/JPNN.com
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Dukungan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terus mengalir untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) Jiwasraya, terkait gagal bayar perusahaan asuransi pelat merah itu.
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid, mengaku sudah membaca pernyataan beberapa politisi yang setuju pembentukan Pansus Jiwasrayagate.
Dia menyebutkan Fadli Zon dari Partai Gerindra, Marwan Djafar dari PKB, Didi Irawadi dari Partai Demokrat, bahkan politikus dari PDI Perjuangan juga ada yang menyatakan setuju pembentukan Pansus Jiwasraya
"Saya sudah membaca pernyataan dari beberapa politisi, dari Gerindra Pak Fadli Zon menyatakan setuju, dari PKB Pak Marwan Djafar menyatakan setuju, dari PDIP juga ada yang menyatakan setuju, demikian juga dari Demokrat Pak Didi Irawadi juga menyatakan setuju," kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (30/12).
Bahkan, ujar Hidayat, Ketua Fraksi PKS di DPR Jazuli Juwaini juga menyatakan setuju pembentukan Pansus Jiwasraya, supaya persoalan yang ada di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini bisa dibongkar tuntas.
"Sehingga komitmen sekaligus penegakan hukum dan DPR dalam kontrol dan pengawasannya untuk bisa pemberantasan korupsi bisa diwujudkan. Saya mendukung sikap PKS untuk penyelenggaraan Pansus Jiwasraya," ujarnya.
Karena itu, Hidayat mengatakan bila melihat politisi dari beberapa partai yang sudah menyampaikan setuju maka sebenarnya persetujuan untuk pembentukan Pansus Jiwasraya ini sudah melampaui, bahkan di atas separuh fraksi. Ia menjelaskan, untuk pansus diperlukan pengusulan sekitar empat puluhan anggota.
Hidayat mengatakan, angka kerugian sekitar Rp13,7 triliun ini melebihi kasus Bank Century maupun Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Menurut dia, kondisi ini menyedihkan sekali karena melibatkan dana nasabah yang mereka tidak semuanya adalah orang-orang kaya.
Menurut dia, para nasabah yang justru menjadikan Jiwasraya sebagai gantungan hari tua mereka tetapi mendapatkan kasus sangat mengerikan.
“Bahwa dalam rangka mengembalikan kepercayaan kepada asuransi, penegakan hukum dan pemberantasan korupsi, serta mengembalikan uangnya para nasabah, Pansus Jiwasraya saya setuju untuk dibentuk. PKS setuju,” tambahnya. (boy/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Seorang WNA asal India berinisial SR (61) ditemukan tidak bernyawa di kamar hotel kawasan Jalan…
Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Riau Kombes Pol Eko Budhi Purwono memperkuat komitmen menjaga ekosistem pesisir…
Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Roni Pasla mendesak Dishub dan Polresta Pekanbaru bertindak tegas menertibkan…
Badan Gizi Nasional meresmikan 87 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Riau untuk mendukung…
Polsek Kampar Kiri menggelar razia pencegahan narkotika di sebuah kafe di Desa Lipat Kain Utara,…
Pusat perbelanjaan legendaris Plaza Citra Pekanbaru resmi menghentikan operasional secara permanen setelah 31 tahun melayani…