Categories: Nasional

PLN Peduli Bantu Warga Manfaatkan Lahan di Bawah SUTT PLN

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – HARGA karet yang kian merosot mengakibatkan kondisi ekonomi petani karet terpuruk. Terlebih bagi penderes karet yang mengandalkan mata pencaharian tersebut sebagai penghasilan utama. Hal inilah yang sebelumnya dirasakan anggota Kelompok Tani Manunggal Karya Desa Nusa Agung, Kecamatan Belitang III, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.

"Setelah menerima bantuan modal usaha dan mesin pertanian untuk pengolahan lahan di bawah SUTT melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PLN UIP3BS UPT Tanjung Karang pada April 2021 silam, anggota Kelompok Tani Manunggal Karya berhasil memperbaiki perekonomiannya," kata Koordinator TJSL PLN UIP3BS UPT Tanjung Karang Sofuan Junaidi, Jumat (29/10).

Pemilik lahan di bawah ROW SUTT 150 KV Penghantar Gumawang-Menggala T224-T225, Sutrisno yang merupakan anggota Kelompok Tani Manunggal Karya, merasakan sendiri perbaikan kondisi ekonominya. "Saya sangat berterima kasih kepada PLN atas bantuan yang diberikan, sejak tanaman pohon karet kami diubah menjadi tambak seperti saat ini, dari yang dulu hanya mendapatkan karet sekitar 10 kg per minggu dengan harga Rp10 ribu per kg, sekarang ini penghasilan saya bertambah menjadi kurang lebih Rp100 ribu per hari dari kolam ikan ini," katanya.

Anggota Kelompok Tani Manunggal Karya lainnya Misno, pemilik lahan di bawah ROW SUTT 150 KV Penghantar Gumawang-Menggala T229-T230 turut menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada PLN.

"Sejak saya mengganti tanaman karet dengan tanaman jagung, saat panen pertama beberapa bulan lalu saya mendapat penghasilan kurang lebih Rp8 juta," tutur Misno.

Anggota Kelompok Tani Manunggal Karya lainnya yang juga merasakan hal yang sama adalah Sugihartono, pemilik lahan di bawah ROW SUTT 150 KV Penghantar Gumawang-Menggala T230-T231.

"Setelah saya mengganti tanaman pohon karet dengan tanaman cabai, kini saya bisa panen sekitar 200 kg cabai tiap kali panen. Bila harga cabai Rp20 ribu per kg saya bisa memperoleh penghasilan sekitar Rp4 juta per tiga bulannya. Hal ini berbeda jauh dibandingkan saat kami masih bergantung pada hasil karet," ujarnya.

Sementara Bogimin, pemilik lahan di bawah ROW SUTT 150 KV Penghantar Gumawang-Menggala T232-T233 yang juga merupakan anggota Kelompok Tani Manunggal Karya ikut merasakan hasilnya. Ia mengganti tanaman karet miliknya menjadi tanaman rumput gajah dan pendapatannya pun bertambah.

Melihat adanya peningkatan kesejahteraan warga, Kepala Desa Nusa Agung, I Nyoman Oke, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada PLN atas bantuan yang diberikan untuk Kelompok Tani Manunggal Karya. "Saya pastikan untuk terus ikut memantau perkembangan pelaksanaan program TJSL ini dari waktu ke waktu guna memastikan bantuan tersebut benar-benar bermanfaat dan dapat dirasakan hasilnya oleh warga. Kami juga berharap agar bantuan ini dapat berdampak positif kepada warga lainnya yang ada di sekitar SUTT PLN," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Manajer UPT Tanjung Karang Dhany Priatna, mengapresiasi kerja sama yang baik antar perangkat desa yang ada, termasuk masyarakat Desa Nusa Agung yang tergabung dalam Kelompok Tani Manunggal Karya. Dengan adanya kerja sama dari masyarakat sekitar, PLN dapat terus meningkatkan keandalan pasokan terutama di wilayah kerja PLN UIP3BS UPT Tanjung Karang, sehingga dapat meminimalisir gangguan akibat pohon yang bisa saja terjadi bila masyarakat masih bertani karet.

"Selain itu, dengan adanya program TJSL ini, masyarakat yang memiliki lahan di dalam ROW SUTT 150kV PLN dan sekitarnya juga merasakan manfaat positif khususnya peningkatan pendapatan dan ekonomi keluarga," tutupnya.(adv)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Kuota Haji Bengkalis 2027 Capai 399 Jemaah, Biovisa dan Cek Kesehatan Belum Dibuka

Bengkalis mendapat kuota sementara 399 jemaah haji 2027. Persiapan terkendala biovisa, cek kesehatan, dan kepastian…

16 jam ago

Seragam Gratis untuk Siswa Pekanbaru Segera Dibagikan, SMP Swasta Ikut Dapat

Program seragam gratis Pekanbaru diperluas untuk siswa SMP swasta mitra pemko. Bantuan ditargetkan mulai dibagikan…

18 jam ago

Bukan Sekadar Perayaan, HUT ke-28 RS Awal Bros Diisi Aksi Sosial dan Olahraga

RS Awal Bros Group merayakan HUT ke-28 bertema “Quality of Life” dengan kegiatan sosial, medis,…

18 jam ago

Jembatan Panglima Sampul Dibangun Bertahap, Selat Akar Dikebut Tahun Ini

Dua jembatan strategis di Kepulauan Meranti tetap menjadi prioritas. Selat Akar ditargetkan rampung 2026, Panglima…

18 jam ago

Pertalite Bakal Dibatasi untuk Orang Kaya? Pemerintah Siapkan Skema Baru

Pemerintah mengkaji pembatasan Pertalite bagi kelompok desil 9-10. Sepeda motor masih diperbolehkan membeli BBM bersubsidi.

19 jam ago

Dua Lahan di Kampar Terbakar, Tiga Hotspot Terdeteksi dalam Sehari

Dua kebakaran lahan terjadi di Kampar, sementara tiga hotspot terdeteksi. BPBD mencatat ISPU 94 dan…

20 jam ago